Husnul Amalia–Muslimah Diver

Assalammu’alaikum wr.wb  POLITE people..How’s your Ramadhan..? Semoga tetap lancar dan penuh berkah yah..Aamiin..

Kali ini POLITE berkesempatan untuk mewawancarai seorang muslimah yang memiliki hobi diving. Cool.. Yuk, disimak..Benar-benar menarik lho..!!

??????????????????????

Sejak kapan Husnul menyukai diving?

Saya menyukai diving sejak zaman sekolah dulu, sejak SMA sewaktu melihat acara menyelam di tv, rasanya ingin juga merasakannya. Tepatnya tahun 2009, tahun kedua saya kuliah saya mulai sertifikasi diving dengan bergabung di HIMBIO UNPAD.

Sail Bunaken Unpad

Sail Bunaken Unpad

Apakah dengan hijab, Husnul mendapatkan kendala pada saat itu?
Alhamdulillah tidak ada kendala
Apa yang mendorong Husnul untuk ikut serta dalam acara SAIL BUNAKEN?

Waktu itu baru beberapa bulan saya memiliki sertifikat diving, saya dan teman ikut acara ini, terbilang nekat juga, karena waktu itu kami masih pemula, masih basic diver..Kami terdorong karena waktu itu acara ini akan memecahkan rekor dunia GWR (Guinness World Record)..Terutama lagi, ini acara International dan mempertemukan penyelam-penyelam dari seluruh Indonesia dan dunia. Jadi pasti bisa menambah teman dan pengalaman juga.

Sail Bunaken

Sail Bunaken

 Tolong ceritakan dong, pengalaman Husnul waktu ikut serta dalam acara SAIL BUNAKEN?

Acara Sail Bunaken ini sebenarya  tidak hanya pemecahan rekor menyelam saja. Acara rekor pemecahan selam dilakukan di Pantai Malalayang Manado, bukan di Bunaken nya.Waktu itu kami berangkat awal Agustus, dari Jakarta ke Manado naik kapal TNI, KRI Tanjung Kambani 971 namanya. Selama ±7 hari perjalanan sampai di Manado. Makan, akomodasi, transport di tanggung semua oleh TNI. Gratis hehe…

Selama dalam perjalanan di kapal ada suatu acara yg berkesan, namanya mandi Khatulistiwa. Acaranya diadakan pada saat kapal melintas tepat di garis ekuator bumi. Para TNI AL berdandan seperti Dewa Neptunus, dan beberapa mahasiswa yang ikut serta di kapal jadi korban dimandikan dengan oli dan sebagainya..seru!! Di kapal ini sulit air jadi kalau mau mandi harus nunggu pengumuman adanya air,hehe…

Setiba di Manado kami pindah ke KRI Surabaya 591. Beberapa hari sebelum acara, kami melakukan gladi resik. Kami memecahkan rekor dunia untuk rekor “ The Largest scuba Diving Lesson” pada tanggal 16 Agustus 2009 dan “The Most People Scuba Diving Simultaneously during the 64th Indonesian National Day (Independence Day) Ceremony “ pada tanggal 17 Agustus. Itu suatu kebanggaan buat kami. Setelah berhasil memecahkan rekor, kami naik ke permukaan laut, dan saling bersalaman, saling mengucapkan selamat dengan para peserta lainnya. Rasanya bangga, senang, haru bisa mengharumkan nama Indonesia di dunia selam.

Perjalanan pulang ke Jakarta, saya naik kapal yang sama, beberapa teman saya memilih pulang naik pesawat. Waktu itu sudah masuk Ramadhan, karena perjalanannya kurang lebih seminggu dari manado-jakarta, hari pertama puasa  dan beberapa hari setelahnya saya habiskan di kapal. Aktivitasnya seperti biasa, buka, sahur. Tapi yg berkesan adalah shalat tarawih berjamah di dek kapal, beratapkan langit yg dihiasi bintang-bintang dan suara kapal yang memecah ombak..Subhanallah.

Apakah Husnul punya pengalaman menantang yang lain, selain turut serta dalam acara SAIL BUNAKEN? Bisa tolong ceitakan pengalamannya?

Reef Check Karimujawa

Reef Check Karimujawa

OLYMPUS DIGITAL CAMERA???????????????????????????????

Tahun 2010 saya teman-teman belajar metode reef check di Pulau Karimunjawa dalam acara Reef Check Karimunjawa yang diadakan UNDIP, di sana kami juga memecahkan rekor MURI kuliah bawah laut.

Kuliah di Bawah Laut

Kuliah di Bawah Laut

Tapi pengalaman yg paling menantang adalah skripsi saya sendiri. Saya melakukan penelitian skripsi tentang terumbu karang di Bintan, Kepulauan Riau. Tepatnya di Conservation Lab Banyan Tree Bintan, selama 3 bulan. Disana saya melakukan penyelaman untuk penelitian saya.

???????????????????????????????

Bintan

???????????????????????????????

Saya meneliti tentang kondisi ekosistem terumbu karang, kesesuaian dan daya dukung wisatanya.  Itu pengalaman yang berharga juga buat saya. Selama disana saya harus belajar lebih mandiri, dan beradaptasi dengan lingkungan baru. Alhamdulillah semuanya lancar.

Selain pengalaman-pengalaman yang lalu, apakah Husnul masih mempunyai mimpi yang lebih menantang lagi?

Saya ingin menjadi ahli toksikologi lingkungan dan saya senang mengajar. Cita-cita saya dari kecil ingin menjadi guru/dosen. Semoga suatu hari saya bisa menjadi dosen dan peneliti di bidang tersebut.

Punya pesan untuk POLITE people yang punya kegemaran menantang adrenalin?
Always safety first …:-)

For more info:

Name: Husnul Amalia
Place and Date of birth: Banda Aceh, 27 Januari 1990
Education: S1 Biologi UNPAD – lanjut S2 Biologi Lingkungan ITB
e-mail: husnul.amalia@gmail.com
twitter: @husnulamalia
fb: Husnul Amalia

Astri Puji Lestari (Atit) – Rollerblade Player

Name: Astri Puji Lestari

Birth Date:  April 9th, 1988

Ceritakan bagaimana awalnya Atit mengenal rollerblade, hingga akhirnya menjad atlet nasional seperti sekarang?

Awalnya aku kenal roller itu dari SD kelas 3,waktu itu memang sedang trend. Lalu saya ikut club, namanya b-blades. Dulu latihannya setiap sabtu-minggu, sekitar kls 4 SD aku mulai ikut kejurnas dan pertandingan-pertandingan. Roller atau inline skate itu terbagi beberapa cabang lagi (speed,freestyle,hockey,dll) dan saya masuk cabang speed sejak SD sampai awal kuliah dan akhirnya divonis cedera. Selama masa aktif sempat ikut KEJURNAS, PON, dan banyak pertandingan nasional lainnya. Sebenarnya saya bukan orang yang ahli di bidang ini,banyak yang lebih ahli dari saya. Tapi saya benar-benar suka olahraga ini. Rasa kangennya besar sekali ketika sudah lama nggak main, tapi terkadang males   juga sih kalau sudah  harus serius hehe.. Setelah vacum lama karena cedera, lalu fokus untuk kuliah dll, ketika TA di jurusan arsitektur, saya diberi kebebasan untuk memilih tema dan fungsi bangunan yang akan saya desain. Akhirya saya pilih untuk membuat banktrack (arena untuk latihan dan bertanding inline). Oleh karena hal itu, saya mulai mencari-cari lagi info tentang inline. Sampai akhirnya saya melihat satu video tentang inline slalom di youtube. Sejak itu rasa ingin ber inline skate muncul lagi. Kebetulan pada saat itu saya bertemu dengan beberapa orang yang juga punya interest yang sama. Akhirnya kami memutuskan untuk mulai latihan dan main bersama lagi sampai akhirnya membentuk komunitas inline slalom : roller manumit.

Dari sekian banyak prestasi , mana yang paling berkesan bagi Atit? Kenapa?

Yang paling berkesan waktu saya dan teman saya mendapat kesempatan dari mba mitya dan roller manumit untuk menjadi perwakilan Indonesia dalam pertandingan slalom ke Haining-China. Sangat berkesan karena waktu itu saya dan teman-teman baru kenal slalom sekitar 1 bulan. Baru  belajar tahap basic, inlinenya pun masih yang model keluaran lamaa, lalu tiba-tiba harus bertanding di pertandingan internasional. Semuanya menjadi rangkaian perjalanan yang menarik mengingat waktu saya berangkat ke Haining itu sedang bulan puasa, bawa bekal uang pas-pas an dan modal saya hanya bisa bahasa Inggris asal-asal an aja. Ternyata disana orang-orang Cina nggak bisa bahasa Inggris. Tulisan pun Kanji karena mereka nggak bisa Latin. Sementara saya harus stay berdua dengan temen saya yang nggak ngerti apa-apa dan sama-sama nggak bawa uang juga. Hehehehe..

Bagaimana dengan hijab yang dikenakan, apakah hijab berpengaruh dalam aktivitas olahraga Atit?

3 Tahun yang lalu, sebelum akhirnya saya memutuskan memakai hijab , saya selalu memakai baju yang minim untuk berolah raga. Dan ketika itu adakalanya hampir setiap hari saya latihan. Maka ketika akhirnya mulai beraktifitas dan berolahraga mengenakan hijab, banyak sekali perbedaan yang dirasakan. Sebenernya kalau mau dipermasalahkan, ya banyak yang bisa dipermasalahkan, dari alasan-alasan yang logis, sampai alasan yang nggak logis. Mulai dari mempermasalahkan jilbab yang kadang tertiup angin menutupi mata, lalu merasa lebih panas, merasa terbatasi ruang gerak dan aktifitasnya dll. Tapi kalo nggak dipermasalahkan juga ternyata bisa. Dan justru Alhamdulillah akhirnya merasa nyaman nyaman aja sekarang..

Apa Atit pernah mengalami kejadian yang berkesan dengan hijab?

Mmm…waktu di pasar malam d Cina, saya ketemu mafia-mafia Cina yang mungkin merasa keanehan melihat saya memakai jilbab dan baju serba tertutup di udara sepanas itu. Awalnya mereka ngomong ke saya sambil marah-marah dan saya diam aja karena ngga ngerti hehe.. Terus mereka inisiatif menarik paksa jilbab saya. Niatnya supaya saya nggak kepanasan. Baik sih niatnya… Tapi aduhh,,,hahaa..

Ada lagi waktu di Hangchou saya menginap di hotel backpackers, di situ saya kenalan dan makan malam dengan orang dari Turki, Jepang, Swiss, Portugal dll. Mereka banyak tanya soal kenapa saya pake jilbab dan puasa (soalnya sedang bulan puasa).  Lalu mereka langsung meminta menu makanan yang halal tanpa babi dll. Padahal susah sekali cari makanan yang halal di daerah situ. Lalu, setelah makan pun mereka mengantar saya ke hotel sambil bilang “perempuan muslim itu bukannya nggak boleh pulang malem ya?”. Sebelum akhirnya mereka pergi ke bar. dan mereka bilang “Maaf kami mau minum alkohol kadar rendah sebentar nggak apa-apa ya?”. Nggak berapa lama mereka kembali lagi ke hotel dan cerita-cerita lagi. Sebelum akhirnya berpisah.

Hal yang menarik disini saya justru nggak merasa jilbab menghalangi saya untuk bersosialisasi ketika di luar indonesia pun.Wah sebenarnya banyak sekali sih kejadian yang berkesan sampai yang antik-antik dan aneh-aneh selama memakai hijab.

Gaya berbusana favorit pada saat olahraga?

Naaahh,..ini yang agak susahh..ehehehe. Sebenarnya saya biasa pakai legging hitam dan pakai atasan yang besar sampai menutupi sekitar paha. Sebenarnya salah juga sih saya masih pakai legging. Ini masih berusaha untuk mulai mengurangi. Hehehe… Terkadang ribetnya kalau pakai jilbab suka diledek kaya ibu-ibu mau senam terus ke pasar. Zzzz..Makanya kadang masih suka pilih-pilih pakai baju apa supaya nggak terlihat seperti ibu-ibu mau senam.. Hehe…

Setiap orang punya mimpi. Apa profesi ini adalah mimpi Atit?

Pada saatnya iya, ini mimpi saya. Ada beberapa obsesi dan keinginan di bidang ini, dan Alhamdulillah beberapa di antaranya sudah tercapai. Tapi pada dasarnya saya orangnya banyak maunya hehe.. Jadi masih ingin mengejar mimpi-minpi di bidang yang lain juga, hehee..

Punya pesan motivasi untuk muslimah yang ingin berprestasi di bidang olah raga?

Hehe, kalau  dari saya sih, saya pikir hijab bukan penghalang untuk berolahraga dan berprestasi. Sebaliknya olahraga dan prestasi pun bukan penghalang untuk berhijab. Memang pasti ada beberapa hal yang berubah ketika akhirnya kita memutuskan berhijab dan ada di bidang ini dan mungkin beberapa akan merasa cukup berat di awalnya. Tapi itu seru kok buat di lalui,hehe…