MARYLIES – Model and Stylist

close_up_frontal

Bisa diceritakan, kisah Marylies pada saat berniat mengenakan Hijab?
Saat itu aku mau berulang thn yg ke 17 thn, sblm ultah aku mimpi terus menerus mengenakan hijab selama 1 bulan. Merasa tiap hari mimpi mengenakan hijab dan pertanda hidayah Allah SWT, akhirnya aku  putuskan untuk mengenakan hijab.
Apa arti Hijab bagi Marylies?
Hijab merupakan pakaian yg pantas sesuai ajaran agama (menutup aurat).
Ceritakan dong, awal mula Marylis berkarier di bidang modelling,lalu sekarang menjadi stylist di majalah SCARF.
Awalnya saya terpilih model runway untuk launching hijabers community di JKT, saat itu jd banyak yg minta kerjasama untuk menjadi model ambassador brand-brand lokal. Karena keseringan photoshoot, saya jd punya ilmu untuk menjadi stylist.
 
Awal mula menjadi stylist juga karena membantu teman untuk photoshoot akhirnya kita buat kesepakatan untuk menjadi partner untuk photoshoot. Karena keterusan, akhirnya aku dilirik oleh majalah SCARF untuk menjadi kontributor di majalah tersebut. Setelah bekerjasama, akhirnya diminta untuk menjadi stylist di majalah tersebut. Alhamdulillah.

IMG_9548q
Kalau disuruh memilih, antara model dan stylist, kamu pilih profesi yang mana? Kenapa?
Model, karena tinggal duduk manis didandanin lalu kerja deh.. Tp menjadi model tidak akan seterusnya. Karena pasti selalu membutuhkan wajah-wajah baru dan msh muda. Jadi pilihan menjadi stylist itu pekerjaan paling aman. Sebetulnya keduanya enjoy, karena sama-sama masih di lingkungan fashion.

418659_474136365938334_1848563824_n
Apa profesi yang dijalani sekarang merupakan mimpi Marylies?
Ya, salah satu mimpi saya dulu semasa sekolah dan Alhamdulillah Allah SWT memberikan kesempatan pada saya untuk menggapai mimpi saya.

Pesan untuk para muslimah yang ingin berprofesi seperti Marylies?
Selalu punya ide yg kreatif, cari inspirasi boleh, tapi jangan jadi copy cat. Karena orisinil lebih utama dalam sebuah karya. Percaya diri, dan komitmen.
 
For more info:

Full Name : MARYLIES DIEN RUSMANA
Place and Date of Birth : BANDUNG, 15 MARET 1989
Education : Sarjana Hukum
socmed : – twitter/instagram : @Marylies_

Iklan

Husnul Amalia–Muslimah Diver

Assalammu’alaikum wr.wb  POLITE people..How’s your Ramadhan..? Semoga tetap lancar dan penuh berkah yah..Aamiin..

Kali ini POLITE berkesempatan untuk mewawancarai seorang muslimah yang memiliki hobi diving. Cool.. Yuk, disimak..Benar-benar menarik lho..!!

??????????????????????

Sejak kapan Husnul menyukai diving?

Saya menyukai diving sejak zaman sekolah dulu, sejak SMA sewaktu melihat acara menyelam di tv, rasanya ingin juga merasakannya. Tepatnya tahun 2009, tahun kedua saya kuliah saya mulai sertifikasi diving dengan bergabung di HIMBIO UNPAD.

Sail Bunaken Unpad

Sail Bunaken Unpad

Apakah dengan hijab, Husnul mendapatkan kendala pada saat itu?
Alhamdulillah tidak ada kendala
Apa yang mendorong Husnul untuk ikut serta dalam acara SAIL BUNAKEN?

Waktu itu baru beberapa bulan saya memiliki sertifikat diving, saya dan teman ikut acara ini, terbilang nekat juga, karena waktu itu kami masih pemula, masih basic diver..Kami terdorong karena waktu itu acara ini akan memecahkan rekor dunia GWR (Guinness World Record)..Terutama lagi, ini acara International dan mempertemukan penyelam-penyelam dari seluruh Indonesia dan dunia. Jadi pasti bisa menambah teman dan pengalaman juga.

Sail Bunaken

Sail Bunaken

 Tolong ceritakan dong, pengalaman Husnul waktu ikut serta dalam acara SAIL BUNAKEN?

Acara Sail Bunaken ini sebenarya  tidak hanya pemecahan rekor menyelam saja. Acara rekor pemecahan selam dilakukan di Pantai Malalayang Manado, bukan di Bunaken nya.Waktu itu kami berangkat awal Agustus, dari Jakarta ke Manado naik kapal TNI, KRI Tanjung Kambani 971 namanya. Selama ±7 hari perjalanan sampai di Manado. Makan, akomodasi, transport di tanggung semua oleh TNI. Gratis hehe…

Selama dalam perjalanan di kapal ada suatu acara yg berkesan, namanya mandi Khatulistiwa. Acaranya diadakan pada saat kapal melintas tepat di garis ekuator bumi. Para TNI AL berdandan seperti Dewa Neptunus, dan beberapa mahasiswa yang ikut serta di kapal jadi korban dimandikan dengan oli dan sebagainya..seru!! Di kapal ini sulit air jadi kalau mau mandi harus nunggu pengumuman adanya air,hehe…

Setiba di Manado kami pindah ke KRI Surabaya 591. Beberapa hari sebelum acara, kami melakukan gladi resik. Kami memecahkan rekor dunia untuk rekor “ The Largest scuba Diving Lesson” pada tanggal 16 Agustus 2009 dan “The Most People Scuba Diving Simultaneously during the 64th Indonesian National Day (Independence Day) Ceremony “ pada tanggal 17 Agustus. Itu suatu kebanggaan buat kami. Setelah berhasil memecahkan rekor, kami naik ke permukaan laut, dan saling bersalaman, saling mengucapkan selamat dengan para peserta lainnya. Rasanya bangga, senang, haru bisa mengharumkan nama Indonesia di dunia selam.

Perjalanan pulang ke Jakarta, saya naik kapal yang sama, beberapa teman saya memilih pulang naik pesawat. Waktu itu sudah masuk Ramadhan, karena perjalanannya kurang lebih seminggu dari manado-jakarta, hari pertama puasa  dan beberapa hari setelahnya saya habiskan di kapal. Aktivitasnya seperti biasa, buka, sahur. Tapi yg berkesan adalah shalat tarawih berjamah di dek kapal, beratapkan langit yg dihiasi bintang-bintang dan suara kapal yang memecah ombak..Subhanallah.

Apakah Husnul punya pengalaman menantang yang lain, selain turut serta dalam acara SAIL BUNAKEN? Bisa tolong ceitakan pengalamannya?

Reef Check Karimujawa

Reef Check Karimujawa

OLYMPUS DIGITAL CAMERA???????????????????????????????

Tahun 2010 saya teman-teman belajar metode reef check di Pulau Karimunjawa dalam acara Reef Check Karimunjawa yang diadakan UNDIP, di sana kami juga memecahkan rekor MURI kuliah bawah laut.

Kuliah di Bawah Laut

Kuliah di Bawah Laut

Tapi pengalaman yg paling menantang adalah skripsi saya sendiri. Saya melakukan penelitian skripsi tentang terumbu karang di Bintan, Kepulauan Riau. Tepatnya di Conservation Lab Banyan Tree Bintan, selama 3 bulan. Disana saya melakukan penyelaman untuk penelitian saya.

???????????????????????????????

Bintan

???????????????????????????????

Saya meneliti tentang kondisi ekosistem terumbu karang, kesesuaian dan daya dukung wisatanya.  Itu pengalaman yang berharga juga buat saya. Selama disana saya harus belajar lebih mandiri, dan beradaptasi dengan lingkungan baru. Alhamdulillah semuanya lancar.

Selain pengalaman-pengalaman yang lalu, apakah Husnul masih mempunyai mimpi yang lebih menantang lagi?

Saya ingin menjadi ahli toksikologi lingkungan dan saya senang mengajar. Cita-cita saya dari kecil ingin menjadi guru/dosen. Semoga suatu hari saya bisa menjadi dosen dan peneliti di bidang tersebut.

Punya pesan untuk POLITE people yang punya kegemaran menantang adrenalin?
Always safety first …:-)

For more info:

Name: Husnul Amalia
Place and Date of birth: Banda Aceh, 27 Januari 1990
Education: S1 Biologi UNPAD – lanjut S2 Biologi Lingkungan ITB
e-mail: husnul.amalia@gmail.com
twitter: @husnulamalia
fb: Husnul Amalia

Putri Anggia-TRANS 7 Reporter

Assalammu’alaikum wr.wb…Hi POLITE people…

Kali ini, POLITE berkesempatan untuk mewawancarai Putri Anggia, seorang muslimah aktif yang sudah lama menggeluti profesi sebagai reporter. Tanpa sengaja, kami berkenalan pada saat tim TRANS7 meliput POLITE. Penasaran dengan isi perbincangan kami? Silahkan disimak…:-)

DSC_1083

Ceritakan dong, awal mula karier Putri bisa terjun di dunia reporter? 

Sejak SMA saya memang sudah kepingin jadi jurnalis. Tepatnya begitu naik kelas 3 SMA. Waktu itu saya tidak diterima di IPA. Saya pikir, kalau di IPS nanti lanjutnya saya mau ambil jurusan apa ya? Berhubung saya suka sekali menulis, jurnalistik jadi pilihan saya.

DSC_1084

Apa suka duka dalam menggeluti profesi ini?

Sukanya banyaaak sekali….Bisa datang ke tempat-tempat jauh yang tidak mungkin kita datangi kalau bukan karena keperluan kerja.  Misalnya ke pelosok perkampugan mencari orang miskin untuk membuat liputan orang pinggiran. Bisa kenal desiner-desiner terkenal.  Selain itu bisa lihat banyak hal secara langsung. Banyaaakk sekali. Banyak makanan jiwa. Dan itu memperkaya aku, menurutku. Hmmm….dukanya? harus meninggalkan anak dan suami. Itu dukanya. Kalau capeknya nggak pernah jadi duka.
Menurut Putri, sejauh mana pengaruh hijab dalam dunia yang Putri geluti?

Hijab membuat aku jadi fleksibel masuk ke lingkungan mana aja. Terutama kalau tiba-tiba harus liputan masjid, misalnya..atau bertemu kiyai, aku tidak perlu bingung bagaimana harus berpakaian. Dan kalau dibawa liputan santai juga enak. Tidak perlu pusing menata rambut, hehe. Dan tidak perlu takut baju tidak sesuai, karena baju tertutup pas buat kesempatan apapun. Hijab..sangat cocok untuk jurnalis. Tapi..jangan sekali-kali pakai baju dan kerudung yang kelewat gombrong dan ribet. Yang nyaman dan simple aja.

DSC_0866

Apa profesi sekarang adalah impian Putri?

Yup…definately. I looove this job. Aku pernah resign dari Trans7 tahun 2008 lalu. Di tahun 2011 pengen kerja lagi. Tidak terpikir pekerjaan lain selain kembali lagi ke sini.
Selain menjadi reporter, apa impian Putri yang masih belum tercapai?

Mmmm…apa ya? Banyak sih. Ingin membuat program baru sih.. Yang asli dari ide aku sendiri. Program yang fenomenal dan everlasting.
Motivasi untuk para muslimah yang ingin berprofesi seperti Putri?

Pokoknya jangan pernah berpikir jilbab dan baju tertutup menghalangi mimpi kita. Justru hijab adalah penyempurna diri kita sebagai muslimah. Menandakan sehebat apapun kamu di dunia ini kamu masih takut dan taat pada Sang Pencipta. Terimakasih..

For more info:

Nama lengkap: Putri Anggia

TTL: Jakarta, 30 April 1984

Pendidikan terakhir: S1 Jurnalistik

Alamat e-mail: pu3anggia@gmail.com

Account Social MediaFB: Putri Anggia IG: @pu3anggia twitter: @pu3anggia line: pu3anggia

Dini Fitria-Producer of Jazirah Islam TRANS7

Asw POLITE pople…It’s 5 days left to Ramadhan..Are you ready? Let’s prepare ourselves for this RAMADHAN. Don’t ever waste your time…Okay dear..?!! 

Pada bulan Ramadhan nanti, ada program yang menarik, bertajuk Jazirah Islam di TRANS7. Alhamdulillah, POLITE berkesempatan untuk mewawancarai Dini Fitria, produser sekaligus salah satu presenter di program ini. Yuk, disimak hasil wawancara POLITE  dengan Dini Fitria..:-)

Dini-Fitria 1

Hi Din, ceritakan dong,awal mula karier Dini bisa sampai menjadi produser acara Jazirah Islam?

Ide pembuatan program Jazirah Islam ini berawal saat aku liputan di Korea Selatan. Waktu itu aku ditugaskan untuk liputan farm trip biasa, yah semacam liputan yang sifatnya fun and happy dengan mengunjungi tempat wisata dan kulinernya. Tapi setelah aku pikir, rasanya sayang kalau tidak ada sebuah hal istimewa yang aku liput disini, kebetulan sebentar lagi bulan puasa. Akhirnya aku buat beberapa liputan tentang minoritas muslim di Korea Selatan, khususnya di Seoul. Hal yang sangat menarik bisa mengetahui kehidupan muslim minoritas di negri yang mayoritas non muslim. Sebuah liputan yang sexy di mataku, tidak hanya berisi tentang informasi biasa, tapi ada unsur dakwah, nilai humanis,  entertain dan  edukasi. Saat liputan tersebut tayang di program redaksi trans7, ternyata banyak yang terkesan dan menganggap liputan seperti ini punya potensi, apalagi ditayangkan selama bulan Ramadan.

Akhirnya aku buat konsep, cari sponsor dan membuat sistem program yang independent. Jadi tidak bersatu lagi ke package liputan redaksi. Akhirnya di 2010-skrg program ini Allhamdullilah tetap exsist. Aku juga masih dipercaya untuk meng handle program ini sampai sekarang.

Dini-Fitria 3

Apa suka duka pada saat pembuatan program Jazirah Islam?

Suka dukanya banyak sekali. Mulai dari awal sampai sekarang aku banyak mengalami jatuh bangun. Karena membentuk sebuah program itu tidak lah mudah apalagi berhubungan dengan banyak lembaga baik dalam maupun luar, juga berhubungan dengan banyak orang dan kepentingan. Aku masih ingat pada tahun 2010, saat itu reporternya hanya aku sendiri, dan harus mengurus segala sesuatu sendiri. Mulai dari prepare liputan yang sifatnya teknis maupun non teknis, seperti mengurus VISA, menghubungi KBRI dan kedutaan negara yang kita tuju. Belum lagi content, konsep program dan lain-lain bisa dibilang tantangan liputan JI ini sangat dasyat tapi entah kenapa bagiku itu sebuah hal yang mengasyikkan.

Tahun 2010 aku harus liputan ke Asia dan Eropa, masing-masing sebanyak tiga negara jadi totalnya enam negara. Pada tahun yang sama aku berangkat dalam jangka waktu kurang lebih 80 hari dan sifatnya estafet. Jadi di Asia tiga negara selama dua bulan lebih kemudian pulang sebentar ke Jakarta lalu berangkat lagi ke Eropa untuk liputan di tiga negara dengan total waktu yang sama. Belum berangkat saja sudah banyak sekali tantangannya. Apalagi di saat liputan dan setelah pulang.

Untuk merencanakan sebuah liputan harus melalui beberapa tahap, pra produksi, eksekusi dan pasca produksi. Jadi sebelum berangkat ada tahap pra produksi di mana kita harus memastikan semua dapat terpenuhi dengan baik, eksekusi juga dapat berjalan lancar selama di sana ( soal akomodasi, guide, dll). Kemudian setelah pulang liputan harus mengurus liputan lagi untuk diedit dan ditayangkan. Pada saat itu peran aku tidak hanya jadi reporter tapi juga presenter dan produsernya.

Total negara yang sudah kukunjungi selama liputan JI sudah 12 negara, Asia, Eropa dan Amerika.

Dini-Fitria 2

Apa liputan paling favorit di program ini?

Banyak sekali.. Karena konsep program JI adalah menelusuri minoritas muslim di negara mayoritas non muslim. Jadi aku bisa tahu bagaimana Islam di negara tersebut beserta komunitasnya. Aku bisa merasakan atmosfer Islam di bagian belahan dunia lain. Bisa memaknai hidup orang-orang yang hijrah dan berjihad di jalan yang berbeda dengan yang dari lahir dianutnya. Bahkan seringkali menjadi saksi dari ke Islaman mereka. Aku bisa mendengar tawa dan air mata mereka saat mendengar masa jahiliyah dan juga masa bahagia mereka saat sebelum dan setelah memeluk Islam. It’s so amazing feeling!

Kalau negara favourit, Spanyol, Italia, Meksiko. Walaupun semua negara memberi kesan yang mendalam, tapi kalau untuk menikmati ya ketiga negara itu. Apalagi saat aku liputan di Cordoba dan Granada, It’s really unique.

Dini-Fitria
Dari tahapan karier yang sudah dijalani, mana yang paling berkesan dan banyak hikmah?

Semuanya berkesan, karena bagiku aku menjadi seperti ini sekarang adalah hasil perjuangan yang kulakukan dari awal karir. Semua liputan dan tahap karir memiliki maknanya sendiri, pengalaman berarti, dan hikmahnya sendiri. It’s depend on us to get the meanings.

Selain menjadi produser, apa impian Dini yang masih belum tecapai?

Jadi penulis skenario film dan bisa menghasilkan content cerita film yang edutainment. Semoga saja obsesi ku bisa tercapai.

Oya Din, boleh diceritakan sedikit, tentang buku yang sudah ditulis dan akan terbit dalam waktu dekat ini?

photo

photo (1)

Novel fiksi Islami perdanaku berjudul “Scappa per Amore”. Judulnya diambil dari bahasa Itali, yang berarti lari karena cinta. Novel ini mengisahkan tentang seorang reporter bernama Diva,  yang patah hati dan berniat mengundurkan diri dari pekerjaanya sebagai wartawan. Tetapi di saat yang sama Ia malah ditugaskan ke Eropa oleh pemimpin redaksinya untuk meliput program Ramadhan selama tiga bulan. Rasa putus asanya berganti menjadi sebuah semangat baru apalagi ia memang merencanakan pergi meninggalkan Jakarta dalam jangka waktu yang tak ditentukan. Kesempatan berharga itu dijalaninya dan tanpa Ia sadari di situlah awal dari perjalanan mencari makna hidupnya. Pertemuan Diva dengan orang Eropa yang ditemuinya memberi arti tersendiri. Ia akhirnya menemukan banyak jawaban dari segala pertanyaannya selama ini, termasuk soal cinta.
Setelah dilema soal cinta berhasil ditaklukannya, sekarang malah masalah yang lebih penting lainnya datang. Kerinduan mamanya yang sedang sakit keras di Jakarta membuat hatinya gamang untuk tetap melanjutkan perjalanan.

Bagaimanakah kisah petualangan Diva? Makna apa saja yang ditemuinya? Bisakah dia mencari pengganti cinta yang telah meninggalkannya? Bagaimanakah sebenarnya kondisi mama Diva? Apakah Diva tetap melanjutkan perjalanan atau memutuskan kembali pulang?

Buku ini sangat menarik untuk dibaca, bisa dibilang “puzzle about love, life and how to find yourself“‘. The meanings of life from others. Atau bisa juga dibilang seperti mozaik perjalanan cinta di benua biru. Tidak hanya cinta pada manusia tapi juga alam dan Pencipta.

Buku ini diendorse oleh beberapa tokoh penting seperti Ishadi Sk, Komaruddin Hidayat, Taufik  Ismail, Sandrina Malakiano, Fadh Jibran, Irfan Ihsan, Arturo Cerulli, Yahya Sergio Yahe Pallavicini, Ahmad Fuadi.

Settingan buku ini ada di enam negara: Eropa, Belanda, Jerman, Prancis, Italia, Austria, Spanyol. bisa dibilang buku ini fiksi yang based on true story.

Insya Allah mau diterbitkan pertengahan Juli ini sekitar tanggal 18, di Gramedia.  Untuk pre order, bisa dilihat di Buku Kita Online dari tanggal 4-14 Juli 2013. Semoga bisa menjadi teman menyenangkan di bulan Ramadhan..:-)

Pesan untuk para muslimah yang ingin berprofesi seperti Dini?

Hidup harus kuat!

For more info:

Nama lengkap: Dini Fitria
TTL: Padang, 23 maret 1982
Pendidikan terakhir: S1 Teknologi Hasil Pangan
Account Social Media:

•  Twitter Novel: @ScappaPerAmore
•  Twitter Author: @dinifitria_  dan @deneewijaya
•  Fanpage: Scappa per Amore
•  Website Novel: http://www.scappaperamore.com
•  Website Author: http://www.dinifitria.com

ASHFI QAMARA – MODEL HIJAB

tumblr_static_header_ashfi_q__slht01_c

Assalammu’alaikum, Wr. Wb

Hallo POLITE people apa kabar ? Mudah-mudahan kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT. Pada kesempatan kali ini, POLITE berkesempatan untuk mewawancarai salah satu model hijab berbakat yaitu Ashfi Qamara. Wanita muslimah kelahiran 21 April 1989 asal Bandung ini adalah salah satu model berhijab yang sangat super duper sibuk dengan kegiatan lainnya selain model. Alhamdulillah, akhirnya POLITE dapat berkenalan lebih jauh dengan Ashfi. Mau tahu hasil ngobrol-ngobrol kita ? Siapa tau bisa jadi inspirasi buat kita semua 🙂

fmnarsx-ashfi

Hallo Ashfi, apa kabar ? Selain menjadi model, apa saja kesibukan sehari-harinya ?

Hallo.. Aku sibuk posting-posting di blog aku, sebuah fashion & travel journal : ashfi.tumblr.com dan bekerja juga sebagai freelance creative director, fashion editor dan graphic designer.

Bagaimana awal mula cerita kamu menjadi model seperti sekarang ?

Awalnya aku dulu sekolah modelling di Bandung, dimana memang di kelas itu tidak ada yang berjilbab selain aku. Sejak sekolah modelling itu aku mulai bertemu dengan Hannie Hananto, Monika Jufry, lalu Irna Mutiara yang mana mereka adalah desainer-desainer muslim Indonesia. Dan mulailah menjadi model. Mereka semua adalah jalur ku menuju pencapaian seperti sekarang. Aku sangat respect pada mereka 🙂

Apa yang membuat kamu percaya diri untuk menjadi model hijab ?

Dulu pada Tahun 2008, aku ingat awal kelas modelling ku. Saat itu belum ada fenomena hijabers. Aku hanya mengandalkan percaya diri aku pada tubuhku yang tinggi ini yang menjadi modal utama aku dan sebenarnya mempermudah awal mula karier aku di modelling ini, Alhamdulillah…

IMG_4413

Bicara soal percaya diri, bagian tubuh mana yang paling kamu suka dan kenapa ?

Aku suka rambut ku, karena setiap aku melepaskan jilbabku, rambutku yang pertama ku pandang dan ku jaga.

Apa suka dan duka dari dunia profesi kamu sebagai model ?

Profesi model terkenal dengan profesi yang keras, karena kita dikelilingi oleh orang-orang yang cenderung kelebihan percaya diri (walau tidak semua seperti itu). Hal itu merupakan hal yang biasa dan lumrah, akan tetapi tetap harus dihadapi dengan rendah hati, dan untuk tetap stabil dalam menjaga rasa percaya diri kita yang tinggi dan kerendahan hati kita adalah suatu hal yang sulit.

Sejak kapan mulai menggunakan hijab ?

Sejak tahun 2004. Aku memang sudah menggunakannya saat SMP di Madrasah Tsanawiyah, tapi kalau diluar sekolah aku lepas, saat SMA aku memutuskan untuk melanjutkannya karena sayang dan aku selalu merasa kematian bisa datang sewaktu-waktu setiap detiknya.

photo

Apa arti hijab menurut kamu ?

Menurutku, hijab adalah pembatas. Hijab bukan sesuatu yang secara fisik bisa kita lihat seperti miss konsepsi masa kini, seperti halnya wanita yang berhijab akan tetapi dia lupa dengan hijabnya tersebut, dengan masih berdekatan dengan non muhrim. Alangkah baiknya jika kita dapat memahami hijab lebih dalam, menggapai qalbu dengan ilmu kebathinan.

img-thing

Apa pendapat kamu tentang hijab saat ini ?

Sebenarnya agak berlebihan menurutku, tapi bukan berarti sepenuhnya buruk. Kita hanya sedang berada di area abu-abu, Insya Allah tujuan bersama kita adalah menuju area putih, karena tidak bisa dibilang putih tanpa ada hitam, namun jangan sampai selamanya berada di kegelapan. Naudzubillahminzalik…

Apa pesan yang ingin kamu sampaikan kepada teman-teman muslimah di luar sana ?

Tetaplah menjaga kesopananmu, kesantunanmu, kehormatanmu. “Hijab” bukanlah fashion, karena fashion adalah sebuah benda mati tiada nilai. Hijab adalah sebuah makhluk ghaib yang ada dalam dirimu masing-masing yang perlu dijaga, perlu disucikan. Dan janganlah lalai menjalankan perintahNya. Semoga ALLAH, Rasulullah dan keluarga sucinya senantiasa menjagamu wahai laskar Az-Zahra. Amin ya Rabb..

Alhamdulillah.. sungguh menginspirasi sekali pembicaraan kami dengan Ashfi. Mudah-mudahan segala cerita dan amanatnya dapat kita jalankan agar kita semua selalu berada di dalam lindungan penjagaan ALLAH.. Aamiin J

Wassalamualaikum POLITE people

Syifa Fauzia – Presenter

Assalammu’alaikum Wr. Wb

Hallo POLITE people.. Apa kabarnya ? Semoga semakin lebih baik dalam segala halnya yaa, Aamiin.. Kali ini POLITE penasaran dengan kisah hijab muslimah yang satu ini, yang mana dia adalah seorang presenter berhijab.  Dia juga cukup lama tinggal di luar negeri untuk sekolah. Dia adalah Syifa Fauzia. Hmm, Bagaimana yaa kisahnya memakai hijab disana ? Yuk kita cari tahu kisah seru muslimah kelahiran 14 Mei 1984 ini..

5c9d75d6f4a511e18d1322000a1cba90_7

Ceritain dong, awal mula bisa terjun ke dunia presenter..

Dari dulu memang sudah tertarik di media, dan sempat beberapa kali magang di Indosiar dan Transtv, lalu setelah lulus, daftar menjadi reporter di Trans7, Alhamdulillah dapat banyak sekali manfaat saat menjadi reporter lapangan. Setelah setahun, dan di audisi, akhirnya, menjadi presenter Redaksi pagi trans7. Dan setelah 3 tahun saya resign, sekarang saya menjadi presenter freelance Indahnya Pagi di TVRI.

Apakah menjadi presenter adalah cita-cita sedari kecil?

Dari kecil saya suka tampil di depan umum, suka banget ngomong, tapi kalau untuk menjadi presenter tidak pernah menjadi cita cita, hanya keinginan saja. Walaupun memang saya seneng banget karena presenter berita berjilbab masih sangat jarang sekali tampil di tv

Apa keseruan dari profesi presenter?

Banyak banget serunya, karena menjadi presenter melatih kita untuk berbicara dengan tanggap di depan publik, memperkaya wawasan, menambah kenalan baru, dan belajar dari orang orang berpengalaman dan memberikan manfaat ke orang lain.

Apa suka-duka menjadi presenter?

Wah tidak terhitung suka dukanya. Waktu menjadi reporter lapangan, saya berkesempatan untuk melakukan live report saat mudik lebaran. Serunya karena saya terlahir betawi asli, jadi seumur hidup tidak pernah mudik. Jadi saya excited sekali saat harus meliput kegembiraan dan antusiasme para pemudik. Lalu juga saat meliput terorisme di Nusakambangan, atau saat menjadi reporter istana negara yang selalu mengikuti kemanapun Presiden pergi. Saat menjadi presenter dukanya adalah harus bangun pagi dan tidak boleh telat. Saya masih ingat saat jadi presenter Redaksi pagi, waktu itu saya sedang hamil, jadi sepanjang satu setengah jam siaran berita pagi, saya harus menahan mual dengan tetap tersenyum saat membaca berita. Hihihi..

image

Mulai memakai hijab dari kapan?

Dari sejak kelas 1 SMA.

Ceritakan dong, awal mula sampai memutuskan memakai hijab?

Saya terlahir dari keluarga yang sangat religius, kakek ulama besar, ibu saya pun ustadzah, sebelumnya memakai jilbab sudah sering disuruh, tapi sampai saya SMP masih ragu-ragu. Akhirnya saya bertekad pakai jilbab saat masuk SMA, dan saya ingin memberi kejutan pada orang tua dan keluarga, sehingga saat hari pertama saya masuk ke SMA Negeri 3 Setiabudi, orang tua kaget bukan kepalang, saat saya keluar kamar memakai baju seragam muslim. Saat mereka berucap bangga, sayapun bersyukur bisa buat mereka bahagia.

Cerita seru apa yang tidak pernah terlupakan saat awal menggunakan hijab ?

Waktu itu saat baru lulus dari SMA 3, orang tua menyarankan untuk melanjutkan sekolah ke Perth Australia. Hanya sebulan sebelum pergi ke Perth, tragedi 11 September terjadi di Amerika. Ibu saya takut kalau keamanan jiwa saya akan terganggu. Namun saya bertekad bahwa Insya Allah, Allah akan jaga saya, sehingga saya tetap pakai jilbab. Saat hari pertama orientasi, kebetulan kedua orang tua turut mengantar saya ke Perth, mereka kaget ketika pulang saya tetap pakai jilbab. Selama di Perth, Alhamdulillah saya tidak mendapatkan diskriminasi apapun. Salah satu hal yang unik  adalah setiap musim panas, suhu udara di Australia bisa mencapai 45 derajat C, banyak teman teman bule yang kegerahan dan terheran melihat  saya berjilbab dan memakai lengan panjang. Mereka sering bertanya, apa tujuan menutup aurat, mengapa harus berjilbab, dan apa yang membuat saya tidak kepanasan meskipun udara sangat panas. Saya pun menerangkan ke mereka semampu saya. Alhamdulillah, selama 4,5 th, Bachelor Degree of Film and TV saya di Curtin University Perth Australia selesai juga, tanpa kendala berarti.

6626a2fafa7511e1a82b22000a1cd171_7

Tinggal cukup lama di negeri orang bagaimana rasanya kak dengan kondisi sudah memakai hijab ?

Iya, Alhamdulillah saya mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan studi di luar negeri. Selesai S1, ada tawaran untuk mendaftar beasiswa ke Inggris, saya pun berfikir apa salahnya untuk mencoba. Alhamdulillah saya mendapatkan beasiswa S2 belajar di Inggris dari pemerintah Inggris lewat Chevening Scholarship. Sekitar bulan agustus saya berangkat ke London karena telah diterima oleh Westminster University dengan jurusan Public Communication and PR. Disana saya sempat ragu akan keamanan memakai jilbab, karena London adalah kota besar, dan penduduknya pun beragam. Namun ketika sampai, ternyata populasi muslim di London sangatlah banyak, dan London pun didatangi oleh berbagai macam orang dari berbagai negara, untuk tinggal, belajar, atau sekedar ber wisata. Namun berbeda seperti waktu sekolah di Australia, di kampus saya tidak ada satupun orang Indonesia atau orang melayu sekalipun. Di dorm atau asrama tempat saya tinggal pun tidak ada mahasiswa S2 yang memakai jilbab. Tapi Alhamdulillah, saya tidak berkecil hati, dan untungnya berjilbab tidak membuat saya susah dalam berteman. Bahkan teman satu gedung saya di asrama sangat menghormati ketika saya puasa, berhari raya dan juga tidak mengkonsumsi makanan tak halal. Selama 1 tahun hidup di London, hingga wisuda disaksikan seluruh keluarga, Alhamdulillah tidak ada diskriminasi sebagai muslimah berjilbab yang saya rasakan. Berbeda sewaktu di Perth, muslimah berjilbab tidak terlalu banyak, sehingga setiap bertemu,meski tidak kenal,kami saling melempar senyuman. Namun di London, populasi muslim jumlahnya banyak, jadi mereka pun tak asing melihat muslimah lain memakai jilbab. Bahkan ketika saya mengunjungi pertokoan terkemuka yakni Harrods dan Selfridges, banyak sekali perempuan timur tengah berjilbab, membawa barang belanjaan yang mahal harganya dengan memakai baju dan tas yang gaya dan modis. Berjilbab di negara non muslim, memberi pengalaman berarti bagi hidup saya.

Adakah pengaruh memakai hijab di dunia profesi kakak sekarang?

Berjilbab dan tampil di televisi membaca berita itu masih langka. Tidak semua tv mau menerima, mungkin untuk reporter lapangan tidak masalah, tapi untuk di studio, beberapa tv masih belum berpikiran terbuka. Alhamdulillah dulu Trans7 menerima saya. Dan sekarang saya senang sekali menjadi presenter acara ‘Indahnya pagi’ setiap 4.30 pagi hari senin, karena selain acara tersebut adalah acara agama, saya pun dapat berbagai pengetahuan agama yang bermanfaat.

profile_16129572_75sq_1330731568

Bicara tentang hobi kakak yang sangat suka travelling, kenapa suka travelling kak ?

Saya suka sekali explore ke tempat tempat baru, kadang kadang suka ngga nyangka saya berani, tapi kalo ngga berani kemana mana pasti jadinya ngga dapet pengalaman apa apa.

Pesan apa yang ingin disampaikan untuk para POLITE people yang pada saat ini sudah banyak yang memakai hijab?

Alhamdulillah, saya senang sekali sekarang yang sadar bahwa menutup aurat adalah kewajiban dan segera berjilbab tidak hanya ibu-ibu atau yang sudah menikah, remaja, atau anak kecil pun sudah terbiasa memakai jilbab. Semoga Allah menjaga mereka tetap istiqomah, dan tentunya tidak lupa, memakai jilbab pun tetap ada aturannya, yaitu tidak berlebihan, over accessorise, dan tidak memakai baju ketat apalagi transparan.

Apa impian terbesar kakak saat ini ?

Impian terbesar saya adalah bisa mengembangkan pesantren yatim piatu Assyafiiyah yang dikelola oleh ibu saya menghasilkan anak anak yang berhasil di masa depan, dan berbuat lebih banyak bagi kepentingan masyarakat

Bagaimana pendapat kakak dengan fenomena banyak para muslimah berhijab yang pada saat ini banyak yang berkembang di bidang apapun?

Bagus banget, memakai jilbab adalah kewajiban, setiap perempuan dan wanita harus bisa berkembang dan menunjukkan potensinya, jangan sampai dengan memakai jilbab atau menjadi perempuan harus ragu dalam menampilkan potensi diri. Namun demikian harus tetap tahu kodratnya, dan mengetahui bahwa biarpun aktivitas dan kegiatan padat tapi tetap menomorsatukan keluarga.

Mudah-mudahan impian Kak Syifa dapat segera terwujud yaa, aamiin.. Dan untuk POLITE people, jangan ragu untuk berkarya dan untuk menjadi lebih bermanfaat bagi orang banyak, karena menjadi perempuan juga harus bisa berkembang dan menunjukan potensinya seperti Kata Kak Syifa, asal ingat, jangan lupakan kewajiban kita sebagai perempuan. 🙂

Wassalam
For More Info :

IDTwitter: @syifaf

AISHA MAHARANI – SOCIALPRENEUR

Assalammu’alaikum wr wb dear POLITE people..

aisha

Siapakah sosok muslimah yang akan kita bahas kali ini ? Beliau adalah Dunianti Hinda Maharani , atau akrab dipanggil dengan nama Aisha Maharani, seorang muslimah founder komunitas “Halal Corner”, yang sekarang sudah banyak mengisi acara talkshow karena beliau adalah seorang socialpreneur terutama di dalam kasus yang berbau tentang “Halal”. Dan belum lama ini, beliau baru saja meluncurkan sebuah buku  yang berjudul “Halal is My Way”. Tertarik dengan wanita muslimah kelahiran 31 Mei 1979 yang satu ini ? yuk, kita cari tahu tentang kesibukan, dan kehidupannya seorang muslimah inspirator Halal ini.

halal

Kesibukannya sehari-hari apa saja mba ?

Ibu Rumah Tangga dan penggerak komunitas Halal Corner.

Bagaimana cara Aisha membagi waktu agar seluruh kegiatan tidak ada yang berantakan dan tidak melupakan diri Anda yang sebagai seorang ibu juga ?

Sederhana saja. Waktu kegiatan saya mulai dari jam 3 pagi sampai jam 10 malam. Alokasi waktu untuk keluarga, pekerjaan dan diri sendiri sudah tertata, jadi sudah direncanakan dengan baik sebelumnya. Alhamdulillah keluarga tidak ada yang merasa kehilangan saya.

Dan bagaimana dengan keluarga ? Apakah mereka pernah complain dengan kesibukan Aisha ?

Alhamdulilaah, keluarga sangat mensupport kegiatan saya di Halal Corner karena saya pun tetap menjalankan fungsi sebagai bagian dari anggota dari keluarga dengan sebaik-baiknya.

Sebelumnya, apa yang dimaksud dengan socialpreneur ?

Socialpreneur itu adalah seseorang yang mempunyai kegiatan selain kegiatan sosial namun juga menjadi pengusaha bersamanya. Insya Allah sekarang saya sedang menjajaki menjadi pengusaha wanita lewat bisnis Halal ini. Doakan ya POLITE people..

kajian1

Bagaimana ceritanya, sampai bisa menjadi socialpreneur ?

Awal mulanya adalah dari sebuah fan page yang saya buat untuk kegiatan dakwah saya menyebarluaskan tentang ilmu Halal ini. Tidak berpikir sama sekali untuk mencari apa lagi di fan page ini, karena pada saat itu saya pun masih sibuk bekerja di luar dan dengan hanya memberikan dakwah saya kepada mereka pun itu sudah cukup. Tapi lambat laun berpikir untuk menjadi pengusaha juga, lalu saya berpikir  mengapa tidak sambil saya berdakwah lewat talk to talk, saya dapat berbisnis disini, tapi tentunya dengan bisnis yang Halal agar menjadi barokah.

Apa yang memotivasi  Aisha untuk meyakini menjadi seorang socialpreneur ?

Hal yang memotivasi saya untuk serius di bidang ini adalah kecemasan dari kasus halal ini. Karena masih banyak orang yang dipenuhi dengan keraguan tentang halal atau tidaknya untuk para muslim dan muslimah. Dan ternyata ini menyenangkan POLITE people..!

Hal apa saja yang menarik dan tidak akan terlupakan ketika Aisha menjadi socialpreneur ?

Hal yang menarik bagi saya adalah saya dapat beramal sepuas-puasnya karena ada tempatnya, tetapi selain itu juga bisa menjadi pengusaha yang bergerak di Halal ini itu menjadi hal yang lebih menarik lagi untuk menetapkan jiwa saya untuk kominitas Halal Corner ini.

Sejak kapan menggunakan hijab dan bagaimana ceritanya ?

Sejak kelas 2 SMP, saya tumbuh di lingkungan penggiat pendidikan Islam, jadi memang hijab adalah pakaian yang sudah tidak asing bagi saya. Alhamdulillah tumbuh dalam didikan kakek saya yang seorang pendidik agama di lingkungan saya tumbuh, ini modal dasar saya menjalani kehidupan pada masa sekarang hingga nanti.

Pengaruh hijab pada karrier Aisha dulu dan sekarang ?

Bukan hijab yang mempengaruhi karier, tapi kerja keras, cerdas dan ikhlas. Hijab itu sudah kewajiban muslimah untuk memakainya.

Bicara mengenai hobi, mengapa menyukai membaca ? Apa alasannya ?

Hobi saya sejak kecil adalah membaca, karena dipengaruhi juga oleh keluarga saya yang hampir semuanya penyuka buku. Dan karena dengan membacalah saya menjadi mempunyai  wawasan yang luas, dan tempat favorit saya adalah toko buku, toko buku adalah surga dari sekian surga di dunia POLITE people J

Terakhir, Pesan apa yang ingin disampaikan untuk POLITE people di luar sana ?

Marilah bersama-sama kita menjadi diri yang sebaik-baiknya manusia yaitu yang memberikan manfaat dan selalu berada di jalan Allah. Aamiin

Tidak ada lagi yang lebih menenangkan jiwa dan raga kita saat kita selalu berada di jalan Allah. Benar tidak POLITE people ? Kondisi terbaik adalah saat kita merasa dekat dengan Allah. Dan Allah sangat menyukai orang yang selalu berusaha menjadi sosok yang lebih baik setiap harinya. Maka dari itu, yuk kita lakukan perubahan setiap harinya ke arah yang terus lebih baik, banyak beramal, dan memberikan manfaat untuk orang sekitar kita.  Insya Allah kita akan selalu berada di dalam lindungan Allah.

Wassalamualaikum wr wb …:-)

FOR MORE INFO :

ID TWITTER : @aishamaharanie

Website: http://AishaMaharani.com

Manager : 083890519774

Candella Sardjito –Interior Journalist

Assalammu’alaikum POLITE people..

Pada kesempatan kali ini, kita akan berbicara soal inspirasi. Pekerjaan yang menginspirasi, hobi yang menginspirasi, apapun yang menginspirasi. Insipirasi.. Inspirasi.. Inspirasi.. Pasti setiap dari kalian selalu membutuhkan inspirasi. Inspirasi untuk membereskan suatu pekerjaan, inspirasi untuk liburan, inspirasi untuk hobi kalian, inspirasi untuk sebuah lukisan, bahkan terkadang dibutuhkan inspirasi untuk menghilangkan kebosanan. Bermacam-macam cara orang untuk mendapatkan sebuah inspirasi. Tetapi dari berbagai cara, berkhayal adalah yang paling ampuh. Dan mengkhayal itu menyenangkan POLITE people.. Benar tidak ?

Bicara soal berkhayal, untuk wanita muslimah yang satu ini, berkhayal adalah salah satu hobinya. Dan ternyata hobinya tersebut berguna untuk memancing inspirasi yang selalu dia butuhkan untuk menyelesaikan pekerjaannya. Menjadi seorang Interior Journalist bukanlah hal yang mudah loh POLITE people, tetapi wanita ini membuktikannya. Candella Sardjito biasa dipanggil Kanne adalah wanita muslimah yang bekerja menjadi jurnalis di salah satu tabloid interior. Sebenarnya Kanne ini adalah lulusan dari Desain Interior di salah satu universitas di Bandung. Hmm.. Mengapa bisa menjadi seorang jurnalis ya ? dan mengapa pada akhirnya memutuskan untuk bekerja di bidang ini ? Langsung saja yuk kita ngobrol-ngobrol dengan wanita penuh inspirasi dan penyuka hujan ini..

kaneu

Hallo Candella… Namanya bagus, boleh tahu arti dari namanya ?

Candella itu nama dari satuan intensitas cahaya, POLITE people.. Maksud orang tua aku memberiku nama itu, katanya sih biar walaupun kecil tapi bisa menyinari orang-orang sekitarnya. J

                Apa saja kesibukan sehari-harinya ?

        Sehari-hari, saya bekerja sebagai jurnalis interior, meliput dan mencari bahan tulisan untuk rubrik-rubrik yang saya kerjakan. Di waktu luang, saya senang menulis blog, sekedar jalan-jalan dengan kendaraan umum ataupun bersosialisasi dengan teman-teman.

Jurnalis terbiasa dikejar dengan deadline, bagaimana cara kamu untuk membagi waktu antara pekerjaan dan waktu kamu bermain atau sekedar menjalankan hobi ?

Kebetulan, pekerjaan dan hobi saya sejalan, yaitu menulis. Dalam jurnalistik ataupun dunia tulis menulis, seringkali terdapat writer’s block, akibat terlalu jenuh dan raibnya ide ketika menulis berita atau karya jurnalistik. Oleh karena itu, sembari menulis berita, sedikit-sedikit saya iseng mengisi blog. Sekadar menambah barisan diksi juga sih, hehe…

Awal mula kenapa bisa terjun di dunia jurnalist itu gimana ceritanya, sedangkan waktu kuliah mengambil jurusan desain interior. Boleh diceritakan ?

Sebenarnya, semua berawal dari hobi menulis blog, yang kembali saya tekuni seusai saya tugas akhir. Dari sana, saya baru menemukan lagi hobi saya yang sudah lama tidak tersentuh, gara-gara sibuk mengerjakan tugas kuliah. Dari situ, pekerjaan pertama saya justru langsung berkecimpung menjadi jurnalis, di sebuah media online pariwisata Bandung. Setahun berlalu, lama-lama saya tertarik dan ingin menekuninya lebih lanjut. Alhasil, saya mengambil langkah resign dari media online tersebut, untuk mendapat pendidikan jurnalistik di Lembaga Pendidikan Jurnalistik Antara. Lalu, sembari freelance sebagai jurnalis serta social media admin di sebuah kantor online-advertising, saya menimba ilmu menulis Feature kembali di Tobucil, dan ikut beberapa forum yang mendukung pendidikan tentang budaya dan human interest. Baru deh, diajak sama seorang teman untuk bekerja di tempat saya sekarang ini. Sampai sekarang sih keasyikan.

IMG-20121225-WA004

Sekarangkan jadi bekerja di Jakarta dan berpisah dengan keluarga dan orang terdekat di Bandung, pasti selalu ada kerinduan.Kalau lagi kangen, biasanya kamu ngapain ?

Kalo kangen sih saya langsung menelepon pihak-pihak yang bersangkutan, atau sekadar berbincang via dunia maya.

Ada cerita seru apa saja yang tidak akan terlupakan oleh kamu selama menjadi jurnalis ?

Banyak banget! Terlalu banyak sebenarnya. Karena menjadi jurnalis, saya sempat berbincang dengan Kenya Hara, seorang desainer asal Jepang yang juga merupakan Art Director MUJI. Selain itu, saya juga jadi banyak kenal dengan orang-orang hebat, seperti Dendy UNKL, Eddi Brokoli, arsitek-arsitek ternama, gara-gara pekerjaan ini. Tidak hanya orang tenar saja, saya juga bisa menjalin pertemanan baru dengan orang-orang yang tak berasal dari lingkungan asal saya.

Apa yang memotivasi kamu untuk yakin bekerja di bidang jurnalist ini ?

Saya suka menulis, suka mendokumentasikan memori, senang bercerita dan berkenalan dengan banyak orang. Yang penting dalam pekerjaan itu tidak hanya mencari materi, kan, to be in love with your job is the most awesome thing.

Apa suka – duka bekerja sebagai jurnalist ?

Dukanya? Capek, pastinya. Karena jam kerja yang tidak tentu, saya sering sekali – bahkan nyaris setiap hari pasti lembur. Kadang-kadang liputannya pun harus memakan waktu istirahat saya. Tapi sukanya, banyak sekali, susah diungkapkan dalam sedikit kata-kata.

Apa perbedaan dan adakah persamaannya saat bekerja menjadi jurnalist dan interior designer?

Bedanya, kalo jadi jurnalis itu lebih ke lapangan, sedangkan desainer interior itu harus berada di dalam ruangan, depan komputer terus menerus. Persamaannya, sama-sama lembur, tiap hari.

IMG-20121225-WA002

Kalau disuruh memilih, kamu lebih memilih menjadi jurnalist atau desainer interior ? Dan alasannya ?

Sampai detik ini, saya lebih suka menjadi seorang jurnalis. Di luar karakter saya yang cepat bosan, sehingga kalau bekerja di balik meja akan stress luar biasa, saya juga merasa terlalu banyak orang menjadi desainer interior belakangan ini, tapi, tidak banyak orang mendokumentasikannya. Designer also need to be published, right?

Sejak kapan menggunakan hijab dan bagaimana ceritanya hingga memutuskan untuk menggunakan hijab ?

Saya pakai hijab dari jaman SMP, dari masa-masa saya memakai hijab langsung, bermodel seperti mukena. Hahaha.. Dulu sih sederhana aja, Mama menyuruh saya menggunakan hijab, selepas saya SD. Dan sampai saat ini, Alhamdulillah tidak punya keinginan untuk melepasnya.

Apa arti dan fungsi hijab itu sendiri bagi kamu ?

Setidaknya, fungsi hijab bisa jadi pelindung dari diri saya sendiri, secara sederhana. Tidak usah mikir muluk-muluk soal ini-itu, mengatur diri sendiri, itu yang paling penting.

Apa tanggapan kamu melihat sekarang sudah banyak para muslimah yang memilih untuk berhijab ?

Senang sekali sebenarnya, melihat tren hijab cantik yang mulai menjadi mode dimana-mana. Hanya sekadar komentar nih, jangan sampai hijab membuat sebuah pemisah kasta, dan merendahkan teman-teman lainnya. Hijab memang menjadi sebuah penahan untuk berbuat hal-hal buruk bagi diri sendiri, bukan halangan untuk bersosialisasi.

Ada pengaruh tidak memakai hijab dengan pekerjaan kamu sekarang ?

Sebenarnya sih nggak ada sama sekali. Hanya kalau ada beberapa acara yang menyediakan wine atau sejenisnya, saya pasti tidak ditawari minuman tersebut, kan?

IMG-20121225-WA000

Mengapa menulis yang menjadi hobi utama kamu yang sampai akhirnya menjadi pekerjaan juga ?

Sejak kecil, saya suka menulis diari. Saya biasakan sampai saat ini. Karena menulis itu sama dengan bercerita, bedanya, diperlukan imajinasi disana. Dengan menulis, saya bisa menyisipkan perasaan, “listrik” dan hati saya ke dalam karya saya tersebut.  Dan setelah selesai menulis pasti ingin terus menulis dan menulis lebih baik lagi. 🙂

Apa impian terbesar kamu untuk kedepannya ?

Menjadi seorang penulis dan jurnalis hebat, tentunya. Ingin sekali suatu hari bisa bikin media idealis yang memuat bidang-bidang yang saya gemari, mulai dari budaya, travelling, desain, seni ataupun human interest. Semacam Tempo, tapi lebih ringan lah.

Pesan apa yang ingin disampaikan untuk para muslimah diluar sana ?

Seimbangkan hijab, tak hanya dalam hubungan dengan Allah SWT saja, tapi juga jangan lupakan sosialisasi, kepedulian terhadap satu sama lain. Jangan jadikan hijab sebagai eksklusifitas. Tidak usah takut memakai hijab tapi tetap menggunakan sneakers. Style itu diciptakan, bukan sebuah hukum alam yang sudah tertera dari sananya. Dan juga, jangan lupa terus berkarya, jangan sampai minder dan tidak percaya diri.

IMG-20121225-WA001

Bagaimana POLITE people ? Sudah terpancing untuk berinspirasi dan akan berkarya apa ? Yuk, Mari kita gali potensi kita terus menerus, sampai akhirnya kita menemukan passion kita, seperti apa yang telah dilakukan oleh Kanne. Semuanya berawal dari hobi, lalu dia kembangkan, belajar dan terus berlatih sampai akhirnya menemukan tempatnya untuk lebih banyak berkarya lagi. Dan ingat, jangan minder dan tetap percaya diri POLITE people.

Ayoo POLITE people.. kita nikmati dunia khayalan kita untuk mencari inspirasi dan imajinasi, lalu kita bangun dan wujudkan pada dunia ! 😀

Wassalam..

For More Info :

ID TWITTER : @heykandela

Blog : http://www.ceritahujancandella.blogspot.com

Fayathullah Andika Bhayangkari – Videographer

Assalammu’alaikum wr wb.

Hallo POLITE people yang dirahmati Allah, semoga kita selalu berada dalam lindunganNya dan tidak lupa untuk mengucapkan rasa syukur kita setiap harinya kepada Allah yang sudah sangat baik memberikan kebahagian sampai saat ini. Bahagia itu sederhana POLITE people, tidak susah kok untuk bahagia. Seperti salah satu teman kita yaitu Fayathullah Andika Bhayangkari yang hobinya adalah hang out bersama teman-teman. Menurut dia, berkumpul bersama teman-teman tersayang itu adalah sesuatu yang simple tetapi tidak ada yang bisa mengalahkan kebahagian itu. Yup! Benar loh POLITE people, teman memang bisa membuat segalanya lebih baik. Fayatullah Andhika Bhayangkari biasa dipanggil Fafa ini begitu mencintai teman-temannya sampai hampir seluruh film pendeknya semua bertemakan tentang persahabatan. Hmm.. POLITE people pasti ingin lebih tahu tentang karya-karya filmnya, mari kita cari tahu tentang Fafa, Film, Persahabatan dan Hijabnya 🙂

IMG-20121219-WA001

Assalammu’alaikum Fafaa.. lagi sibuk apa nih sekarang ?

Waalaikumsalam.. Hallooo POLITE people…  Sekarang cuma lagi sibuk kuliah dan kumpul bareng teman-teman aja. Karena baru saja beres keisengan bikin film pendeknya, hehe.. Jadi lagi puas-puasin main sama teman-teman.

Kalau boleh tahu, sejak kapan kamu mulai sering bikin film-film pendek ?

Kalau untuk mulai serius belajar dan berkarya di film pendek sih baru-baru ini pas kuliah. Awalnya sih dari kesukaan saya dengan dunia fotografi saat SMA, dari fotografi itu ada beberapa teman yang minta dibuatkan slide show foto atau stopmotion untuk hadiah ulang tahun pacar, teman atau keluarganya. Dari situ di tahun 2010, saya mulai peka sama pembuatan narasi-narasi tapi sama sekali tujuannya bukan untuk narasi film. Hanya sekedar curhat-curhatan tentang perasaan resah dan gelisah yang tidak bisa saya curahkan ke siapa-siapa jadi dituanginnya lewat narasi. Hehehe..

IMG-20121219-WA002

Awalnya kenapa bisa sampai terjun ke dunia videografi ini ?

Awalnya itu dari keisengan saya yang gemar posting tulisan saya di tumblr. Tidak lama ada follower yang mana dia adalah videographer juga meminta saya untuk membuat basic story dari salah satu narasi yang saya post tersebut. Darisitu mulai mendalami dunia videografi, belajar software-software yang menyangkut dengan videografi sampai mencari-cari referensi lewat youtube. Sampai akhirnya di akhir tahun 2011 saya diajak oleh orang-orang profesional di bidang videografi ini untuk membuat film pendek sebagai sutradara dengan kondisi saya yang belum mahir seperti mereka. Tapi disini entah kenapa saya merasa yakin dengan proyek ini, walaupun awalnya saya merasa terbebani sekali. Dan ketika keraguan itu berkumpul di pikiran saya, salah satu teman terdekat  saya memberi wejangan “this your time Fa!”. Saya pun langsung yakin saya bisa menguasai bidang ini, dan mulai menyukai dan mempelajari terus dunia videografi.

Apa judul film pendek yang baru-baru ini kamu rilis ?

WE CALLED IT WORLD! 😀

wecalleditworld

Boleh kasih tahu cerita singkat dari film itu tentang apa ?

Film itu tentang persahabatan yang sebenarnya dianggap sakral dan tidak bisa terbayar atau tergantikan oleh apapun. Akan tetapi karena di dunia ini apapun bisa terjadi, maka persahabatan itu bisa terurai dengan mudah hanya karena salah satu pihak terjebak dengan keadaan, yaitu ‘dunia percintaanya’. Padahal dunia percintaan yang diagung-agungkannya itu sebenarnya salah karena mereka berbeda. Lalu sahabatnya tersebut hanya bisa mengingatkan kalau apa yang dilakukannya adalah salah, namun dia abaikan karena rasa cinta dan kasih sayang. Penasaran lagi ? Mau tahu selanjutnya ? Nonton sajaaa 😀

Sudah ada berapa karya film pendek yang kamu buat sampai sekarang ?

Film pendek yang sudah resmi ada 3 buah film, yaitu :

“Unpredictable” : http://www.youtube.com/watch?v=kqPokB06Pls

“Yes We Are” : http://www.youtube.com/watch?v=tAj8MOyVvFc

“We Called It World” : http://www.youtube.com/watch?v=33yfX_SjAaQ

Selamat menikmati 🙂

Hal apakah yang membuat kamu selalu termotivasi untuk belajar dan berkarya terus ?

Motivasi apa yaa.. mungkin bukan motivasi, buat saya kalau belajar itu membuat sesuatu yang saya karyakan menjadi lebih mudah. Yang jelas, apapun yang saya kerjakan harus dari hati, soalnya saya tidak akan belajar dan berkarya jika tidak “kehatian” , jadi lakukanlah yang bisa membuat hati kita senang menjalaninya.

Sebagian besar film yang sudah kamu buat itu penulis ceritanya adalah kamu, biasanya terinspirasi dari hal apa saja ? dan mengapa ?

Kalau inspirasi sih yaa sebenarnya itu dari apa yang sudah saya alami, tim saya sih bilangnya “Karyanya si fafa mah proyekan hati”, maksudnya itu adalah karya hasil dari curahan hati pribadi, hehehe.. Kalau ditanya kenapa, ya karena saya bisa benar-benar merasakan feelnya saja bagaimana.

IMG-20121219-WA007

Mari kita bahas seputar kamu dan hijab, sejak kapan mulai pakai kerudung ?

SMP. Awalnya sih disuruh orang tua, karena orang tua saya agamanya sangat kuat. Tapi lambat laun saya tahu berhijab itu apa, keafdholannya bagaimana dan tentunya hikmah dari berhijab. Dari situ saya mulai pakai hijab dari hati. Alhamdulillah..

Sempat tidak ada perasaan menyesal atau justru bersyukur karena sudah disuruh orang tua kamu untuk menutup aurat sedari dini ?

Menyesal sih Alhamdulillah sama sekali tidak pernah. Kalau bersyukur sudah pasti.. karena saat dewasa saya tahu hukum-hukumnya dari Al-Qur’an muslimah yang tidak berhijab diberlakukan hukum yang seperti apa dari Allah.

Apa arti dan fungsi hijab bagi diri kamu sendiri ?

Kalau arti jujur saya tidak tau. Tapi hijab itu bisa mensimbolkan tanpa saya bilang kalau saya adalah orang muslim. Fungsinya banyak sekali POLITE people, Subhanallah.. seperti bisa menutup aurat hanya dengan seperti itu lalu mendapat pahala, orang-orang bisa lebih sopan menghadapi orang-orang yang berhijab dibandingkan dengan yang tidak, simplenya lagi kalau hujan kepala tidak mudah pusing karena tidak langsung ke kepala tapi ke hijabnya dulu, hehe.. banyak deh pokonya.

Apa mimpi terbesar kamu untuk ke depannya ?

Ingin sekali punya production house dan post production sendiri. Lalu hidup bahagia sampai tua, kaya raya dan meninggal masuk surga. Hahaha.. aamiin J

Sekarang saya kasih tantangan ya.. Misalkan kamu diminta untuk membuat film pendek yang target pasarnya adalah para muslimah, film seperti apa yang akan kamu angkat, dan apa pesannya ?

Mungkin lebih ke perihal memberikan kabar buruk bagi orang-orang yang belum berhijab. Akan tetapi penyampaiannya mungkin dari perbandingan kegiatan atau rutinitas sehari-hari dengan memakai hijab, lalu dikasih perbandingan kelebihan dan kekurangannya memakai hijab dan tidak, dan berakhir dengan perbandingan di akhirat nanti. Judulnya mungkin saya bakal kasih “One of The Letters”, karena pakai hijab itu benar-benar pesan dari Allah loh POLITE people, dan itu merupakan tiket masuk untuk menuju pintu surga. Kalau tidak ada tiketnya bagaimana kita bisa masuk surga ? 🙂

Bagaimana POLITE people ? Merinding bukan membayangkan film itu seperti apa kalau benar-benar dibuat. Mudah-mudahan Fafa bisa merealisasikannya juga ya sebuah film untuk para muslimah di Indonesia bahkan siapa tahu di dunia, Aamiin..

Ternyata walaupun terbilang cukup baru Fafa berkecimpung di dunia videografi ini, namun jika dengan niat dan keyakinan untuk belajar dan berkarya, segalanya pasti akan berjalan sempurna dan bahkan lebih dari yang kita impikan. Muslimah kelahiran 5 Oktober 1990 ini telah membuktikannya. Selama kita melakukan segala sesuatunya dengan hati, insya Allah barokah untuk kita dan orang-orang sekitar.

Hey POLITE people, let’s show it to the world ! 😀

Wassalam..

For more info : ( @ffandari )

Yuyu Yulia – D’SAS Band Vocalist

Assalamu’alaikum POLITE people..

Bagaimana hari kalian ? Semoga hari-hari kalian selalu lebih indah dari sebelumnya yaa.. Bagaimana kegiatan akhir tahun ini? Mudah-mudahan semakin seru.. Untuk beberapa orang banyak juga yang stress menyambut pergantian tahun karena mengisi kegiatan di akhir tahunnya dengan setumpuk pekerjaan yang harus beres, kejar deadline. Tapi kita harus tetap semangat ya POLITE people, seperti wanita 21 Tahun yang satu ini, yang selalu semangat mengisi hari-harinya dengan kegiatan komunitas GREAT MUSLIMAH, hobi mendesign juga, dan di akhir bulan ini sedang sibuk-sibuknya manggung sana-sini bersama bandnya. Yup! Dia adalah Yuyu Yulia, salah satu personil band D’SAS. Kebetulan, di hari Sabtu/08 Desember 2012 kita berkesempatan untuk mengendorse vocalis yang sempat berkuliah di Jurusan Seni Tari – STSI ini saat akan perform di acara EGFC – UPI Bandung. Kita cari tahu lebih dalam tentang kegiatan sehari-harinya dan kisah hijabnya yuuuk..

Sukasari-20121208-02109Sukasari-20121208-02108

                Kegiatan kamu sehari-harinya apa aja ?

                Sibuk mengisi hari-hari di komunitas GREAT MUSLIMAH sama sibuk nyanyi saja paling.

Mulai muncul PD untuk bernyanyi kapan kira-kira ?

                Sebenernya mulai nyanyi-nyanyi dari SMP, Cuma mulai PD itu SMA, semenjak sudah mulai membentuk band, setelah itu baru nyanyinya diseriusin sampai sekarang.

C360_2012-11-05-19-16-51

Ceritakan secara singkat tentang kamu dan D’SAS …

                Main band dari kelas 2 SMA, awalnya iseng ingin membentuk band. Awalnya berempat, ada aku (vocalist), Tegar (guitarist), Fahri (bassist) dan Opik (guitarist). Awalnya nama bandnya “Lemon Tea”. Tidak lama dari situ kita mencari personil lain untuk melengkapi sampai akhirnya ketemu dan terbentuklah D’SAS dengan aliran “Groovy-Pop-Jazzy”. Sampai sekarang kita sudah beberapa kali ganti-ganti personil, dan sekarang kami bertujuh ada Rizky (Vocalist), aku (Vocalist), Tegar (Guitarist), Idur (Guitaris 2), Fahri (Bassist), Dovy (keyboardist) dan Iam (drummer).

155902_4102319323495_541899441_n

Hmm, tau tidak kenapa namanya D’SAS ?

                Hmmm, apa yaa jadi bingung jawabnya. Hahaha.. Jadi begini, awalnya kita bikin band ini sering di fasilitasi sama Papahnya Tegar, guitarist kita tadi. Papahnya ini namanya Djoko Sasmito. Kalau kita mau main band selalu disedikan kendaraan, alat-alat latihan di rumahnya, dan memang rumah Tegar ini kita jadikan basecamp kita. Sampe plat mobil juga D 545 loh. Hehe.. Pas kita lagi cari-cari nama buat band kita, keingetan D’SAS itu tadi dari nama Papahnya Tegar, jadi ya terbentuklah nama D’SAS. Simple story J

                Sampai sekarang sudah ada berapa lagu dan mana yang ciptaan kamu Yu ?

                Sampai sekarang sudah  lebih dari 5 lagu kita ciptakan, tapi yang sudah jadi track baru 2, ada lagu “Andaikan” sama “Katakan Padaku”. Bisa di download di www.reverbnation.com/dsasmusician.  Lagu yang “Andaikan” ini ciptaan aku sama Tegar. Lagunya untuk orang yang berharap, Hehehe..Dengerin ya POLITE people

Sekarang mau nanya seputar kisah kasih hijabnya. Sejak kapan kamu mulai berhijab ?

kickfest7

                Kalau pakai kerudung baru-baru ini 2012. Pertama-tama di bulan puasa aku sudah coba-coba mulai pakai kerudung, terus sampai besok-besoknya sudah tidak mau dilepas, akhirnya sampai sekarang Alhamdulillah jadi pakai kerudung.

Apa sih pendapat orang-orang sekitar kamu saat tahu kamu memutuskan untuk berhijab ?

Alhamdulillah dari pertama kali berhijab respon orang-orang di sekitar aku baik, orang-orang mendukung dari mulai keluarga, teman-teman dekat, pertama aku tampil menggunakan hijab juga Alhamdulillah responnya baik semua, tidak ada respon negatifnya.

Apa pengaruh terhadap karier kamu setelah menggunakan hijab ? Terutama karier kamu dalam band.

                Pengaruhnya mungkin dari pendapat orang-orang menilai band kita. Kalau dulu pujiannya  semacam “Waah bagus ya D’SAS, suara vocalisnya dua-duanya berkarakter banget.” Tapi sekarang lain lagi pujiannya, kaya waktu itu aku dapet pujian Alhamdulillah kaya gini misalnya, “Waah keren yah vocalis band yang cewenya berhijab”. Aku pribadi jadi senang sekali, setidaknya bisa jadi inspirasi buat perempuan muslimah yang berhijab yang suka nyanyi juga. Terus sekarang mendapat profesi lain yang dari dulu tidak kebayang untuk jadi Model. Hahaha.. Sekarang Alhamdulillah banyak tawaran untuk foto brand-brand muslimah di Bandung, padahal bakat awalnya cuma dari suka foto aja. Alhamdulillah banyak berkah.

Sekarang sebenarnya masih ada saja yang comment negativemelihat band dengan vocalis yang pakai kerudung, apa pendapat kamu menanggapi yang seperti itu ?

                Hahahaaa.. Iya nih pernah, jadi waktu itu sempat tampil di salah satu kampus di Bandung. Saat di acara itu banyak juga pria-pria setempat yang nonton, kebetulan kalo di kampus itu tuh kebanyakan mereka yang suka aliran metal, rock. Aku sempat dibicarakan saat pertama datang, ya seperti “Assalamulalikum bu hajiii..blablabla” Waah itu bener-bener yang menjatuhkan mental sekali, karena kebetulan saat tampil di situ adalah penampilan pertama setelah aku menggunakan hijab. Jadi, pembawaannya masih canggung karena seperti pertama tampil lagi. “Masih ada tidak yah, yang mau menerima band ini setelah aku pake hijab?”, begitu saja terus pikiran aku pada saat itu. Tapi setelah aku dapat job untuk tampil lagi di tempat lain, aku mulai mencoba lagi, aku coba untuk tidak terlalu menanggapi yang seperti tadi itu, mulai membangun PD lagi. Akhirnya Alhamdulillah responnya sangat baik ternyata, ternyata tidak ada masalah. Selama kita melakukannya pakai hati, PD dan tidak terlalu memikirkan kata-kata orang diluar sana semuanya bakal berjalan dengan baik koo..

Setelah menggunakan hijab, ada tidak batasan-batasan dalam kamu tampilbersama band, karena kebetulan partner nyanyinya laki-laiki kan yah.. ?

                Iyaah.. Mmm, apa yaa.. mungkin kalau dulukan saat tampil biar kita bisa lebih membawa suasana penonton, saat kita nyanyi lagu apa misalnya, yaa kita pegangan tangan. Sekarang setelah berhijab, tidak ada adegan-adegan seperti itu, karena dengan tidak seperti adegan itu juga tetap bisa ko dapat suasana. Itu aja sih paling batesannya.

Bicara hobi, selain nyanyi, ternyata kamu juga suka mendesain. Ceritakan doong..

                Sebenarnya itu mengalir dengan sendirinya. Memang basicnya dari dulu suka gambar saja, seiring berjalannya waktu untuk mengasah skill lagi, akhirnya dicoba belajar terus menerus, akhirnya dapat passionnya di mana. Paling suka mendesain kebaya, aku suka kebaya soalnya. Kenapa  aku suka desain ? Karena aku merasa enjoy setelah mendesain apapun. Tapi aku mendesain masih sesuai mood saja,  kalau moodnya sedang bagus, aku langsung mendesain. Biasanya mood untuk mendesain itu muncul di malam hari. Waah asik deh..

Yuyu yulia _ GEELY'S HOUSE B-) _ @geelyshouse

Terakhir, cita-cita kamu untuk kedepannya apa ?

                Karena kecil bercita-cita jadi penyanyi, sekarang tinggal difokuskan dan terus belajar, semoga bisa menjadi penyanyi yang hebat dan menginspirasi muslimah lainnya. Aamiin.. Doakan yaah POLITE people..

Aamiin.. POLITE people pasti doakan dong Yuu…

Gimana POLITE people ? Berminat untuk menjadi vocalist yang berhijab ? Hehe.. Kenapa tidak looh.. Ternyata band dengan vocalist berhijab responnya baik-baik saja tuh, malah untuk sekarang orang-orang banyak yang antusias melihat wanita berhijab yang bisa semakin melanglangbuana. Ayoo kamu juga pasti bisa, POLITE people !

Eitss, tapi ingat yaah..Selalu jaga batasan syariat agama kita.. Yakin lah, Islam “membatasi “ setiap ruang gerak muslimah, untuk menjaga kehormatan muslimah itu sendiri..

Keep dreaming, POLITE people.. Wassalam 🙂

INFO :

ID TWITTER : @yuliaDsas

Contact Personal D’SAS : DHINIE (083820774627) / @DSASmusician

Fanpage Facebook : D’sas

For website D’SAS : www.reverbnation.com/dsasmusician