Mwathirika tak sekedar pertunjukan boneka

Very Interesting..!!

Perjalanan Bandanaku

Sekelompok lakon berpakaian hitam bertopeng memegang balon dan bendera merah memenuhi panggung, tingkahnya selaras dengan keramaian bersetting tahun 1965 yang muncul pada layar. keramaian panggung lalu berubah, panggung menjadi sepi, hanya ada dua rumah teronggok di sisi kiri dan kanan. Tak lama muncul sesosok tokoh boneka, bocah laki-laki keluar dari rumahnya, dengan tingkah kekanak-kanakannya yang natural, yang ceria bermain dan merajuk saat mainannya rusak. Satu persatu lakon boneka bermunculan seiring jalan cerita yang berhasil mengaduk-aduk perasaan selama lebih kurang 2 jam. Inilah pertunjukan mwathirika persembahan papermoon pupet teater dari Yogyakarta.

Image

Lihat pos aslinya 369 kata lagi

“Kreasikan Angklungmu” at Saung Angklung Udjo

Assalamualaikum Polite People !

Akhir pekan kemarin dihabiskan dimana ? Karena musim liburan, kami dengar banyak kabar kalau keadaan lalu lintas macet dimana-mana, tapi di Saung Angklung Udjo (SAU) acara liburan penuh kesenangan karena anak-anak disana mengikuti berbagai kegiatan yang diselenggarakan di SAU.

Selain ada acara pengembangan diri, ada juga acara “Kreasikan Angklungmu” yang terdiri dari ajaran pemasangan / mengikat angklung dan kemudian berkreasi dengan warna – warni cat di atas alat musik bambu itu.

Peserta yang terdiri dari TK hingga SMA ini sangat antusias dalam mengikuti setiap acaranya. Dengan didampingi senior dari SAU, peserta diajak untuk mengetahui proses pengikatan angklung.

Saatnya bermain warna pun tiba, anak-anak yang dibagi per kelompok itu bersiap dengan celemek dan kuasnya, juga dengan angklung yang tadi sudah mereka susun sendiri.

Selain peserta dari SAU, juga ada pengunjung yang membawa anak-anak, boleh turut serta berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Ramainya kegiatan ini dan anak-anak pun asyik dalam berkreasi bentuk dan memadukan warna.

Acara liburan seperti ini bermanfaat dan baik untuk mengisi hari-hari libur anak-anak. Meskipun banyak yang harus dibersihkan, tetapi momen ini baik untuk menghias memori masa kecil mereka.

Semoga terinspirasi !

Wassalam 🙂

Event Star Wars Day

Assalamualaikum Polite People ! Akhir pekan kemarin, lagi-lagi ada acara menarik di Kota Bandung ! Acara ini dikhususkan untuk para penggemar Star Wars, yang dinamakan ‘Star Wars Day’ dalam rangka memperingati 35 tahun Star Wars.

Berlokasi di gedung Indonesia Menggugat, sepertinya acara semacam ini memang (tentu saja) mendunia dan tidak hanya diselenggarakan disini. Yang pertama kali mengadakannya yaitu Toronto, dan ternyata penggemar Star Wars memang tidak sedikit, penggiat di kota Bandung pun mengadakan acara yang diisi dengan parade karakter Star Wars, penuh dengan action figure Star Wars, kompetisi yang berkaitan erat dengan ‘Dunia Star Wars’ dan juga art exhibition.

Besarnya nama ‘Star Wars’ membuat acara ini tidak hanya dikunjungi dengan penggemarnya tetapi juga non-penggemar yang tertarik dengan konsep acara Star Wars ini.

Acara ini membuktikan antusiasme insan kreatif yang semakin menggeliat di Kota Bandung, diperkirakan, setelah acara ini, akan banyak event-event yang mengusung tema hiburan dari film atau toy/game di kota-kota besar di Indonesia.

Karena acara ini hanya sehari, maka gedung ‘Indonesia Menggugat’ hari minggu itu dipadati oleh banyak pengunjung.

photo courtesy of reviewbastard

Sedangkan dalam beberapa hari ke depan, akan diselenggarakan event ‘Pop Con Asia’ di Kota Jakarta.

Diperkirakan akan banyak sekali action figure dari Asia yang tentunya banyak sekali yg berasal dari Jepang, kemudian Korea, dan negara di daerah Asia yang lain.

Acara – acara semacam ini biasanya mendapatkan pengunjung dengan range usia yang sangat luas, dari anak-anak hingga orang tua, jadi bisa jadi salah satu alternatif tujuan untuk jalan-jalan keluarga ^^

Semoga terinspirasi, have a great week, wassalam ! 🙂

Event Theatre – Mwathirika by Papermoon Puppet

Assalamualaikum Polite People, menjelang akhir pekan lalu, ada pementasan teater boneka yang berlokasi di IFI (dahulu CCF) yang dibawakan oleh Papermoon Puppet Theatre asal kota Yogyakarta.

‘Mwathirika’ nama pementasannya. Papermoon telah mengadakan pementasan dan workshop di beberapa daerah di nusantara, dan juga di luar Indonesia. New York, Baltimore, Philadelphia, USA, Korsel, Malaysia, Singapore dan Jepang. Sungguh suatu keberuntungan kali ini Papermoon Puppet hadir di kota Bandung !

Kisah Mwathirika ini sebenarnya merupakan kisah sendu. Namun teater visual tanpa kata ini telah berhasil menghadirkan ceritanya dengan properti buatan tangan dan suara serta lighting yang semuanya mendukung sehingga penonton dibuat berdecak kagum.

Papermoon Puppet Theatre didirikan oleh Maria Tri Sulistyani, seorang ilustrator dan penulis cerita, serta ex-aktor teater.

Semoga semakin banyak event kreatif yang bisa meninspirasi kita semua 🙂

Have a good day, wassalam 😀

Back to 90s ..

Assalamualaikum Polite People ! Recently, our city was so busy with different agenda, and one of them was :

Last week, Bandung had another unique exhibition at Galeri Kita, this time, an art exhibition called “Those Good Old Days” with nostalgic theme “Memaknai Nostalgia: Serba-Serbi 90an”. It’s like a flashback to era 90s when anime and game were so trendy at that time.

There’s a big difference between today’s entertainment and the 90’s, we can see the contrast clearly in today’s movie, game, or music video.

It’s very unique, seeing this collage with familiar faces such as Indonesian celebrities at that time.

Apparently, walking back to the 90’s memories has become a trend. Couple of weeks ago, there was an event called :

“MAD” stands for “Malam Advertising” this event was organized by those who works for advertising agency, mostly in Jakarta. Together they met in this kind of event, from different agencies, to have fun and refresh their mind with a specific theme, this time .. The 90’s.

So, are you ready to have a flashback ? Just remember to always take the positive side, nothing to regret. That’s all for now, have a great week !! 😀

exi(s)t at dia.lo.gue

Sebuah acara pameran senirupa yang pesertanya memiliki background bermacam-macam bahkan selain dari seni murni itu sendiri ! Mereka yang aktif di berbagai bidang dalam lingkup industri kreatif ikut meramaikan acara EXI(S)T yang dimulai dari tanggal 26 Mei 2012 ini.

EXI(S)T # 1: Maps, Re-imagined

Dia.Lo.Gue. Artspace Kemang Selatan 99 a ( depan jl Benda)

9:30 – 18:00

Every exit is an entrance somewhere else” – Tom Stoppard

“EXI(S)T adalah proyek pameran yang akan kami selenggarakan tiap tahun. Kegiatan ini bertujuan untuk menjadi lebih dari sekadar ‘ruang kosong’ dimana karya-karya seni dipamerkan, tetapi menjadi semacam inkubator untuk berbagai potensi artistik.”

EXI(S)T ini ditujukan bagi mereka yang sudah bergelut lama di berbagai bidang di industri kreatif, yang juga ingin membuat karya seni.

“EXI(S)T mengajak mereka untuk ‘keluar’ (to exit) dari jalur-jalur yang sudah mereka jalani untuk ‘ada’ atau ‘hadir’ (to exist) di peta seni rupa Indonesia, Jakarta khususnya. Disini, kami tertarik bukan hanya pada ‘produk akhir’, tapi berbagai tukar-pikir dan obrolan intensif yang membentuk sebuah karya seni dan juga sebuah pameran.”

Konsep acara ini (menurut kami) lebih ke betapa pentingnya sebuah proses. Langkah awal dalam membuat karya, pergelutan ide yang memanas, berkembang, dipilah dan dipilih, sehingga setelah proses yang panjang, sebuah karya yang juga outstanding -lah hasilnya.

Peserta Pameran:

  1. Adnyani Dewi
  2. Dibyokusumo
  3. G.H.O.S.T.
  4. Isha Hening
  5. Angela Judiyanto
  6. Ika Putranto
  7. Jonathan Kusuma
  8. Natasha Tontey
  9. Stephanie Yaya
  10. Caves

Acara ini berlangsung hingga 10 Juni 2012, jadi masih ada kesempatan bagi kalian yg belum sempat berkunjung ke Dia.lo.gue Artspace, khususnya daerah Jakarta yang bisa dengan mudahnya menuju daerah Kemang 😀

* documentation taken from dia.lo.gue’s page

LOUDMOUTH/PEMBUAL Solo Exhibition by David Armi Putra

Friday, 11th May 2012 was the last day of “LOUDMOUTH” at Selasar Sunaryo, Bandung. David made great pieces to a place, a unity of different things.

 

 

David’s hometown is in Sumatera Barat, while he spent the youth at Yogyakarta, studied at ISI (Institut Seni Indonesia).

 

 

After watching this exhibition teaser, Loudmouth is similar to a liar, making stories that don’t exist. Literally we saw a growing hammer having branches just like a tree, a house-like pieces transforming into a cow, goat, chicken and duck, while other’s could say they saw differently, that is art, the brilliant, the beauty, and something between those.

 

We couldn’t say more, looking at the detail of David’s work is really amazing.

 

 

It’s really inspiring, so are you ready to refresh your mind and find some inspiration ? Enjoy the weekend ! Wassalam ..

“Crafty Days” at Tobucil

“Crafty Days” at Tobucil

Sunday 6th May 2012, was the second also the last day of “Crafty Days” at Tobucil, jl. Aceh 56 Bandung. Crafty Days is an annually event that seems like a party for craft-lovers. Many kinds of unique and handmade stuff made with love and passion for craft world here.Besides bazaar there’re also workshops. Surprisingly, we found out that the participator came from another town too, such as Yogyakarta, they came all the way here to introduce their unique products and ideas.

They sell handmade dolls and puppet, notes and bags, and accessories too, these unique product are really interesting, we love to see the spirit in creativit

Eight Exhibition – ITENAS Art Exhibition

Eight Exhibition is a joint exhibition of all students majoring in the Faculty of Arts andDesign – Visual Communication Design ITENAS of 2008. The exhibition itself features more than 200 artworks produced by students for almost 4 years of college. By choosing the theme of the show titled ‘Journey to Discover Our Passion’, they want to show the result of hard work for nearly 4 years in hopes of inspiring people or other students by showing the creative process and their spirit in creating the artwork. Eight exhibitions Exhibition will last for 3 days starting on 20th -23rd March 2012.