Culinary Tour in Bandung

Assalammu’alaikum POLITE people..

Berwisata tidak harus hanya ke objek-objek wisata, tapi bisa juga dengan tema berwisata kuliner. Yang harus kita siapkan hanyalah perut yang siap diisi berbagai macam makanan. Tapi bosan dengan makanan yang itu-itu saja ? Ingin makanan dengan suasana yang berbeda ? Tenang, karena pada kesempatan kali ini tim POLITE akan berwisata kuliner di Bandung, tentunya dengan makanan yang tidak biasa dan tempat yang unik. Apa sajakah itu ? Yuk kita jajan-jajan cantik di Kota Bandung.

Pada kali ini, kami berencana untuk jalan-jalan di Kota Bandung mencari tempat-tempat makan yang unik dan tentunya lezat. Kami bersiap dari POLITE Store di Jalan Solontongan – Buahbatu, Bandung. Entah kemana tujuan kami, yang pasti menelusuri jalan untuk  mencari makan atau jajanan. Tempat yang pertama kali kami datangi yaitu Nanny’s Pavillon yang berada di Jl. Riau No. 112 Bandung. Tempatnya menyatu dengan sebuah Factory Outlet dan Food Court Black Market. Tetapi karena kebetulan siang ini jam 10.00 cuacanya sedang gerimis-gerimis romantis tampaknya enak sembari ngemil pancake di tempat yang temanya “Garden” ini, tema terlihat dari sofa yang berwarna seperti rerumputan, dibatasi dengan sekat-sekat pagar putih seperti kita berada di taman-taman klasik. Menu special dan tentunya unggulan disini adalah pancake dan waffle. Langsung saja saya dan teman-teman  memesan pancake sesuai selera masing-masing, dan pilihan saya jatuh kepada black crunchy caramel pancake, pancake dengan es krim dan remahan wafer oreo yang dilumuri sirup ini mampu membuat saya terlena sesaat akan kenikmatan pancake ini. Untuk membayar kenikmatan ini berkisar antara Rp. 25.000,- hingga Rp. 35.000,-. Yakin deh, buat kalian para pencinta pancake dan waffel pasti suka tempat ini.

nanny-3

DSC04413

thumb_600

Lanjut ke tempat tujuan kami yang kedua, yaitu Warung Bancakan yang berada di Jl. Trunojoyo No. 62 Bandung. Memang jauh berbeda dari segi konsep dari tempat yang pertama. Karena untuk yang sekarang kami mencari untuk makan siang. Ya ini dia tempat yang tepat. Rumah makan khas sunda, dengan konsep prasmanan dan berbagai perabotannya yang sangat sederhana dan jaman baheula (dulu) istilah sundanya, begitu juga dengan suasana yang ditampilkan, tidak ada yang luar biasa hanya seperti sedang berada di rumah-rumah jaman dahulu, tapi makanannya jangan ditanya POLITE people, sungguh nikmat luar biasa. Dan disini terdapat juga berbagai jajanan jaman dulu, seperti es cingcau, es lilin, dan kue balok. Untuk makan siang ini kami menghabiskan dana sekitar Rp. 35.000/ orang. Karena tempatnya lesehan dan rumahan, membuat kami nyaman berlama-lama disini sambil ngobrol-ngobrol. Tapi sayang, Warung Bancakan ini jika pada hari weekend atau libur penuhnya luar biasa POLITE people, jadi yaa terpaksa kami harus mengalah untuk segera meninggalkan tempat ini.

Nasi_Bancakan

nasi-bancakan-bandung

Tempat ketiga, kami menemukan keramaian di pelataran parkir sebuah Distro di Jl. Trunojoyo yang bernama Kedai Ling-Ling. Kami pun penasaran dengan tempat ini, akhirnya kami nekat untuk mencobanya walau perut baru saja diisi dengan makanan berat. Kedai Ling-Ling ini adalah sebuah tempat jajanan makanan jepang, seperti takoyaki, okonomiyaki dll. Dan menu dessert andalannya yaitu manggo dessert. Melihat apa yang banyak dipesan orang-orang pada saat itu, akhirnya kami ikut memesan manggo dessert. Cukup lama menunggu dessert ini siap untuk disantap, karena kedai ini cukup penuh POLITE people. Setelah lama menunggu, akhirnya pesanan kami datang juga, kami pun segera mencobanya, apa reaksi kami ? Segaaarr sekalil POLITE people.. Ditambah dengan jelly-jelly yang lucu-lucu bentuknya. Tidak menyesal menunggu lama pun.

000ILH54CCBA84252FB1F7l

Tempat keempat tujuan kami, sebenarnya kami kebingungan tempat mana lagi yang akan kami tuju. Sambil berjalan entah mau kemana, bertemulah kami dengan sebuah warung kecil, warung ini sperti café tapi kecil, kalau tidak salah hitung mungkin hanya ada 8 meja, dan dapur kecil. Karena tempatnya yang begitu sederhana, kami pun penasaran lalu masuk ke warung café tersebut yang bernama Yuky Pancake. Tenang.. kami tidak memesan pancake lagi, karena selain pancake, ada pun spaghetti, roti bakar, dan menu-menu camilan lainnya. Saya pribadi memesan spaghetti spicy tuna. Ternyata tidak perlu lama menunggu pesanan ini tiba untuk segera mencicipinya. Mmm.. Ternyata enak POLITE people, dan harganya pun sangat terjangkau saku para mahasiswa. Jika suatu saat kalian melewati Jalan Dipatiukur tepatnya dibelakang Unpad wajib coba yaa!!

001T1L5777BDB6DF0D0CEAl

Apa selanjutnya ? Kami memutuskan untuk memilih tempat untuk makan malam di daerah Bandung Utara. Cukup macet, dan perjalanan yang jauh sengaja kami tempuh untuk menurunkan berbagai makanan yang sudah kami cicipi tadi. Sekitar jam 19.30 wib kami tiba di sebuah cafe yang memiliki view sangat cantik, yaitu Coco Rico di Jl. Bukit Dago Pakar Timur No. 19 Bandung. Tempat ini sangat romantis, ditambah dengan udara Kota Bandung yang sangat sejuk. Dari semua makanannya kisaran harganya sekitar Rp. 25.000,- hingga Rp. 50.000,- / porsi. Setelah selesai santap malam, ternyata di bagian atasnya yaitu lantai 3, bisa dikunjungi, tapi bukan untuk area makan, hanya untuk menikmati pemandangan dari atas sana.

cocorico

228102_169120063145402_169115936479148_383660_5397524_n

Dan hanya bisa berkata Subhanallah.. Penutup hari libur yang luar biasa. Selamat mencoba POLITE people J

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s