Candella Sardjito –Interior Journalist

Assalammu’alaikum POLITE people..

Pada kesempatan kali ini, kita akan berbicara soal inspirasi. Pekerjaan yang menginspirasi, hobi yang menginspirasi, apapun yang menginspirasi. Insipirasi.. Inspirasi.. Inspirasi.. Pasti setiap dari kalian selalu membutuhkan inspirasi. Inspirasi untuk membereskan suatu pekerjaan, inspirasi untuk liburan, inspirasi untuk hobi kalian, inspirasi untuk sebuah lukisan, bahkan terkadang dibutuhkan inspirasi untuk menghilangkan kebosanan. Bermacam-macam cara orang untuk mendapatkan sebuah inspirasi. Tetapi dari berbagai cara, berkhayal adalah yang paling ampuh. Dan mengkhayal itu menyenangkan POLITE people.. Benar tidak ?

Bicara soal berkhayal, untuk wanita muslimah yang satu ini, berkhayal adalah salah satu hobinya. Dan ternyata hobinya tersebut berguna untuk memancing inspirasi yang selalu dia butuhkan untuk menyelesaikan pekerjaannya. Menjadi seorang Interior Journalist bukanlah hal yang mudah loh POLITE people, tetapi wanita ini membuktikannya. Candella Sardjito biasa dipanggil Kanne adalah wanita muslimah yang bekerja menjadi jurnalis di salah satu tabloid interior. Sebenarnya Kanne ini adalah lulusan dari Desain Interior di salah satu universitas di Bandung. Hmm.. Mengapa bisa menjadi seorang jurnalis ya ? dan mengapa pada akhirnya memutuskan untuk bekerja di bidang ini ? Langsung saja yuk kita ngobrol-ngobrol dengan wanita penuh inspirasi dan penyuka hujan ini..

kaneu

Hallo Candella… Namanya bagus, boleh tahu arti dari namanya ?

Candella itu nama dari satuan intensitas cahaya, POLITE people.. Maksud orang tua aku memberiku nama itu, katanya sih biar walaupun kecil tapi bisa menyinari orang-orang sekitarnya. J

                Apa saja kesibukan sehari-harinya ?

        Sehari-hari, saya bekerja sebagai jurnalis interior, meliput dan mencari bahan tulisan untuk rubrik-rubrik yang saya kerjakan. Di waktu luang, saya senang menulis blog, sekedar jalan-jalan dengan kendaraan umum ataupun bersosialisasi dengan teman-teman.

Jurnalis terbiasa dikejar dengan deadline, bagaimana cara kamu untuk membagi waktu antara pekerjaan dan waktu kamu bermain atau sekedar menjalankan hobi ?

Kebetulan, pekerjaan dan hobi saya sejalan, yaitu menulis. Dalam jurnalistik ataupun dunia tulis menulis, seringkali terdapat writer’s block, akibat terlalu jenuh dan raibnya ide ketika menulis berita atau karya jurnalistik. Oleh karena itu, sembari menulis berita, sedikit-sedikit saya iseng mengisi blog. Sekadar menambah barisan diksi juga sih, hehe…

Awal mula kenapa bisa terjun di dunia jurnalist itu gimana ceritanya, sedangkan waktu kuliah mengambil jurusan desain interior. Boleh diceritakan ?

Sebenarnya, semua berawal dari hobi menulis blog, yang kembali saya tekuni seusai saya tugas akhir. Dari sana, saya baru menemukan lagi hobi saya yang sudah lama tidak tersentuh, gara-gara sibuk mengerjakan tugas kuliah. Dari situ, pekerjaan pertama saya justru langsung berkecimpung menjadi jurnalis, di sebuah media online pariwisata Bandung. Setahun berlalu, lama-lama saya tertarik dan ingin menekuninya lebih lanjut. Alhasil, saya mengambil langkah resign dari media online tersebut, untuk mendapat pendidikan jurnalistik di Lembaga Pendidikan Jurnalistik Antara. Lalu, sembari freelance sebagai jurnalis serta social media admin di sebuah kantor online-advertising, saya menimba ilmu menulis Feature kembali di Tobucil, dan ikut beberapa forum yang mendukung pendidikan tentang budaya dan human interest. Baru deh, diajak sama seorang teman untuk bekerja di tempat saya sekarang ini. Sampai sekarang sih keasyikan.

IMG-20121225-WA004

Sekarangkan jadi bekerja di Jakarta dan berpisah dengan keluarga dan orang terdekat di Bandung, pasti selalu ada kerinduan.Kalau lagi kangen, biasanya kamu ngapain ?

Kalo kangen sih saya langsung menelepon pihak-pihak yang bersangkutan, atau sekadar berbincang via dunia maya.

Ada cerita seru apa saja yang tidak akan terlupakan oleh kamu selama menjadi jurnalis ?

Banyak banget! Terlalu banyak sebenarnya. Karena menjadi jurnalis, saya sempat berbincang dengan Kenya Hara, seorang desainer asal Jepang yang juga merupakan Art Director MUJI. Selain itu, saya juga jadi banyak kenal dengan orang-orang hebat, seperti Dendy UNKL, Eddi Brokoli, arsitek-arsitek ternama, gara-gara pekerjaan ini. Tidak hanya orang tenar saja, saya juga bisa menjalin pertemanan baru dengan orang-orang yang tak berasal dari lingkungan asal saya.

Apa yang memotivasi kamu untuk yakin bekerja di bidang jurnalist ini ?

Saya suka menulis, suka mendokumentasikan memori, senang bercerita dan berkenalan dengan banyak orang. Yang penting dalam pekerjaan itu tidak hanya mencari materi, kan, to be in love with your job is the most awesome thing.

Apa suka – duka bekerja sebagai jurnalist ?

Dukanya? Capek, pastinya. Karena jam kerja yang tidak tentu, saya sering sekali – bahkan nyaris setiap hari pasti lembur. Kadang-kadang liputannya pun harus memakan waktu istirahat saya. Tapi sukanya, banyak sekali, susah diungkapkan dalam sedikit kata-kata.

Apa perbedaan dan adakah persamaannya saat bekerja menjadi jurnalist dan interior designer?

Bedanya, kalo jadi jurnalis itu lebih ke lapangan, sedangkan desainer interior itu harus berada di dalam ruangan, depan komputer terus menerus. Persamaannya, sama-sama lembur, tiap hari.

IMG-20121225-WA002

Kalau disuruh memilih, kamu lebih memilih menjadi jurnalist atau desainer interior ? Dan alasannya ?

Sampai detik ini, saya lebih suka menjadi seorang jurnalis. Di luar karakter saya yang cepat bosan, sehingga kalau bekerja di balik meja akan stress luar biasa, saya juga merasa terlalu banyak orang menjadi desainer interior belakangan ini, tapi, tidak banyak orang mendokumentasikannya. Designer also need to be published, right?

Sejak kapan menggunakan hijab dan bagaimana ceritanya hingga memutuskan untuk menggunakan hijab ?

Saya pakai hijab dari jaman SMP, dari masa-masa saya memakai hijab langsung, bermodel seperti mukena. Hahaha.. Dulu sih sederhana aja, Mama menyuruh saya menggunakan hijab, selepas saya SD. Dan sampai saat ini, Alhamdulillah tidak punya keinginan untuk melepasnya.

Apa arti dan fungsi hijab itu sendiri bagi kamu ?

Setidaknya, fungsi hijab bisa jadi pelindung dari diri saya sendiri, secara sederhana. Tidak usah mikir muluk-muluk soal ini-itu, mengatur diri sendiri, itu yang paling penting.

Apa tanggapan kamu melihat sekarang sudah banyak para muslimah yang memilih untuk berhijab ?

Senang sekali sebenarnya, melihat tren hijab cantik yang mulai menjadi mode dimana-mana. Hanya sekadar komentar nih, jangan sampai hijab membuat sebuah pemisah kasta, dan merendahkan teman-teman lainnya. Hijab memang menjadi sebuah penahan untuk berbuat hal-hal buruk bagi diri sendiri, bukan halangan untuk bersosialisasi.

Ada pengaruh tidak memakai hijab dengan pekerjaan kamu sekarang ?

Sebenarnya sih nggak ada sama sekali. Hanya kalau ada beberapa acara yang menyediakan wine atau sejenisnya, saya pasti tidak ditawari minuman tersebut, kan?

IMG-20121225-WA000

Mengapa menulis yang menjadi hobi utama kamu yang sampai akhirnya menjadi pekerjaan juga ?

Sejak kecil, saya suka menulis diari. Saya biasakan sampai saat ini. Karena menulis itu sama dengan bercerita, bedanya, diperlukan imajinasi disana. Dengan menulis, saya bisa menyisipkan perasaan, “listrik” dan hati saya ke dalam karya saya tersebut.  Dan setelah selesai menulis pasti ingin terus menulis dan menulis lebih baik lagi.🙂

Apa impian terbesar kamu untuk kedepannya ?

Menjadi seorang penulis dan jurnalis hebat, tentunya. Ingin sekali suatu hari bisa bikin media idealis yang memuat bidang-bidang yang saya gemari, mulai dari budaya, travelling, desain, seni ataupun human interest. Semacam Tempo, tapi lebih ringan lah.

Pesan apa yang ingin disampaikan untuk para muslimah diluar sana ?

Seimbangkan hijab, tak hanya dalam hubungan dengan Allah SWT saja, tapi juga jangan lupakan sosialisasi, kepedulian terhadap satu sama lain. Jangan jadikan hijab sebagai eksklusifitas. Tidak usah takut memakai hijab tapi tetap menggunakan sneakers. Style itu diciptakan, bukan sebuah hukum alam yang sudah tertera dari sananya. Dan juga, jangan lupa terus berkarya, jangan sampai minder dan tidak percaya diri.

IMG-20121225-WA001

Bagaimana POLITE people ? Sudah terpancing untuk berinspirasi dan akan berkarya apa ? Yuk, Mari kita gali potensi kita terus menerus, sampai akhirnya kita menemukan passion kita, seperti apa yang telah dilakukan oleh Kanne. Semuanya berawal dari hobi, lalu dia kembangkan, belajar dan terus berlatih sampai akhirnya menemukan tempatnya untuk lebih banyak berkarya lagi. Dan ingat, jangan minder dan tetap percaya diri POLITE people.

Ayoo POLITE people.. kita nikmati dunia khayalan kita untuk mencari inspirasi dan imajinasi, lalu kita bangun dan wujudkan pada dunia !😀

Wassalam..

For More Info :

ID TWITTER : @heykandela

Blog : http://www.ceritahujancandella.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s