The Beauty of Raja Ampat-West Papua

529860_3772061509916_1973318798_n

Assalamualaikum Wr. Wb

Hei POLITE people.. Bagaimana dengan akhir pekan kalian ? Akhir pekan selalu menjadi saat-saat yang paling kita tunggu. Saat kita bisa beristirahat sejenak melepas penat selama hari kerja. Sekedar jalan-jalan keliling kota, bermain bersama teman-teman, atau beristirahat di rumah memanjakan diri pun sudah cukup. Bosan dengan liburan yang itu-itu saja ? Kali ini, POLITE people akan membahas liburan seru tapi juga bermanfaat untuk alam sekitar. Salah satu mahasiswa Geologi – UNPAD yaitu Rezki Fitrazaki akan berbagi cerita dengan kita tentang liburannya kemarin bersama teman-teman Tim HSE (Health and Safety Environment) yang bertempat di Raja Ampat – Papua.

 538478_3772063189958_423951970_n

Sebenarnya mereka berkunjung ke Raja Ampat ini bukan hanya untuk sekedar bermain saja loh POLITE people, tetapi mereka juga membawa tujuan yang sangat mulia. Tim Ekspedisi OFOE yang diketuai oleh Aris Purnama beranggotakan 16 orang, diantaranya Luthfan Alhamra, Idnan Rinaldi, Bobi Nofrizal, Rezki Fitrazaki, Febby Kurniawan, Harry Gardea, Nizar Muhammad, Adi Budi Kusuma, Ilham Kaltriamanda, Yuan Fanesyah, Yogi Rahmad, Chandra Ramanadi, Raihanna Ayu Lestari, Inggrid Amanda, dan Agness Rebekka mengunjungi tempat terbaik nomer satu untuk diving di dunia ini dalam rangka kegiatan OFOE (Oxygen For Our Earth) yang bekerja sama dengan Kementerian Perikanan dan Kelautan Indonesia. OFOE adalah kegiatan untuk memperingati Hari Bumi dengan slogan “Save The Undersea For The Better Future” yang merupakan wujud aksi mencintai lingkungan melalui penanaman terumbu karang dengan teknik transplantasi di laut Kepulauan Raja Ampat, Observasi geologi untuk mendukung konservasi , serta aksi pengibaran bendera yang berslogan untuk menjaga ekosistem bawah laut, mengingat peran penting terumbu karang sebagai rumah bagi biota laut. Raja Ampat merupakan kepulauan dengan bentang alam geologi yang unik dan khas, serta diyakini sebagai daerah yang memiliki kekayaan biota laut terbesar di dunia. Biota laut Raja ampat sangatlah beragam, hampir 75% dari jenis terumbu karang di dunia terdapat di bawah laut Raja Ampat, dengan air laut biru yang menampilkan keindahan bawah laut dari permukaan. Maka dari itu, tempat inilah yang kami tuju untuk melestarikan terumbukarang.

531389_3772045869525_1996986437_n

_DSC0037

Perjalanan kami dimulai dari Bandung. Tidak mudah untuk mencapai ke sana. Perjalanan yang sangat jauh, tapi dengan kepuasan yang maksimal. Saat kami tiba disana, tepatnya di Pulau Arar, riuh gemuruh ombak serta sorak sorai penduduk Pulau Arar menyambut kedatangan kami. Memang pulau ini jarang sekali dikunjungi oleh wisatawan-wisatawan, karena mungkin fasilitas listrik dan sinyal telepon seluler yang kurang memadai.  Namun hal itu tidak membuat kami mengurungkan niat untuk berlibur dan melaksanakan tugas di sana. Tidak lama kami tiba di sana, kami langsung bersiap untuk melaksanakan upacara pengibaran bendera terlebih dahulu dan berdoa bersama agar segalanya tidak terjadi hambatan. Perjalanan ke tengah laut pun dimulai menggunakan perahu. Dan saking jernihnya air di laut Raja Ampat ini, dari atas perahu pun kita bisa melihat terumbu-terumbu karang dan ikan yang sedang berenang. Pengibaran bendera berslogan untuk menjaga ekosistem bawah laut dilaksanakan di dekat pantai Pulau Arar dengan kedalaman 20,5 M dibawah permukaan laut dengan tanpa hambatan. Reaksi pertama saat kami melakukan diving hanyalah sebuah kata “Subhanallah” yang bisa kita ucapkan. Sungguh indahnya POLITE people. Siapa yang tidak takjub jika dalam sejam sekali kami dapat menemukan beratus-ratus jenis ikan. Setelah pengibaran bendera dilaksanakan, kami pun segera berpindah tempat untuk penanaman terumbu karang jenis acropora.

522068_3772067030054_1274485917_n

526167_3772058189833_77396396_n

543163_3772047389563_875642669_n

541221_3772050549642_821687804_n

Setelah tugas kami selesai dilaksanakan dengan lancar, saatnya kami menikmati indahnya pesona Raja Ampat yang disuguhkan di sana. Subhanallah POLITE people, pesona pantai yang sangat putih bersih, pesona laut yang terbentang dengan indahnya, pesona pulau-pulau kecil yang menyebar di sekitaran pulau, pesona ikan-ikan laut yang sungguh cantik, membuat pulau ini begitu sempurna. Sempurna untuk berlibur dan sempurna untuk melestarikan alam.  Karena pemandangan laut yang begitu sempurna, kami pun tak kuasa menahan hasrat untuk berenang di laut dangkal. Seru sekali POLITE people, di laut dangkal ini kita bisa berenang bersama ikan-ikan laut. Subhanallah.. Tidak hanya pantai dan laut, tetapi di sini juga terdapat gua-gua yang dibangun semasa Perang Dunia II oleh Jepang. Dan gua ini termasuk kedalam situs sejarah, walaupun belum ditetapkan sebagai cagar budaya.

318191_3772054949752_1063284849_n

Mungkin sekilas terlihat hanya kegiatan diving yang bisa kita lakukan disini, ternyata tidak POLITE people. Untuk kalian yang tidak bisa diving, ada juga fasilitas snorkling. Jadi kalian tidak perlu menyelam, dengan air yang begitu jernih kalian juga bisa menikmati keindahan bawah laut dari ber-snorkling. Selain kegiatan basah-basahan, ada juga Birdwatching Cendrawasih. Apakah itu ? Itu adalah atraksi dari Burung Cendrawasih menari. Sebenarnya bukan sekedar menari tapi burung ini mempunyai tujuannya yaitu saat burung jantan mencari cara untuk mencari perhatian burung betina, seru yaah.. Maka dari itu kegiatan ini hanya dapat dilihat pada pukul 07.00 pagi atau 16.00 sore.

Cendrawasih

Keesokan harinya, kami melakukan kegiatan mendaki. Mendaki Pulau Wayang, pulau yang menjadi icon Raja Ampat ini. Kepulauan Wayang adalah salah satu tujuan wisata kami juga karena pesonanya yang luar biasa dan tidak ada di tempat lain. Saat sampai diatas puncaknya, sungguh luar biasa, tidak ada lagi kata yang bisa kami ucapkan selain “Subhanallah”, kami hanya dapat mengagumi ciptaanNya yang luar biasa indahnya. Dan tidak lupa, kami pun menikmati keindahan sunset-nya yang begitu indah. Setelah letih menikmati segala keindahan alamnya, kami pun mencari sesuatu hal yang dapat mengenyangkan perut. Yup,  wisata kuliner tidak kami lupakan. Di Papua ini hampir semua santapan berbahan sagu dan tentunya seafood yang sangat lezat. Berbeda tentunya dengan seafood-seafood lainnya, baunya sangat segar loh POLITE people, tidak amis. Kami pun tidak lupa mencicipi sagu kering, papeda, dan ikan kuah kuning yang lezat. Yummyy

560389_3772064789998_1263468408_n

524467_3772065390013_1076365699_n

540674_3772057629819_1072825986_n

576140_3772063509966_1621529767_n

Hari terakhir kami di Raja Ampat ini, kami akhiri dengan berburu kerajinan tangan khas Papua. Di Raja Ampat ini banyak sekali kerajinan ukir-ukirannya. Tentunya cocok untuk kami bawa pulang sebagai koleksi pribadi dan tentunya oleh-oleh untuk kerabat dan keluarga di rumah.

Kerajinan+Papua

Ternyata liburan juga bisa sambil memberi manfaat untuk alam kan POLITE people. Dengan pesona yang dimiliki Raja Ampat, memberi motivasi tersendiri untuk kami memelihara dan menjaga keindahannya. Diharapkan dengan pelaksanaan kegiatan yang kami lakukan ini dapat menjadi suatu momentum di Hari Bumi untuk menjaga dan melestarikan terumbu karang.

534884_3772054189733_143363282_n

Save The Undersea For The Better Future” 🙂

Wassalam..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s