Tee Material – Cotton Combed | Spandex Cotton

Assalamu’alaikum dear Polite people, long weekend membuat jalanan sedikit macet dan padat, walau begitu, pilihan untuk stay at home bersama keluarga tetap menyenangkan jika dibarengi kegiatan berkumpul walau hanya menonton tv dengan cemilan🙂. Bagi beberapa orang, liburan adalah waktu yang pas untuk belanja bersama keluarga, apalagi dengan cuaca yang akhir-akhir ini cenderung panas, seringkali pilihan baju jatuh pada yang berbahan kaos.

Kaos merupakan pakaian yang sudah tidak asing lagi, akan tetapi seringkali dibalik anda menemukan perbedaan kualitas kaos. Perbedaan ini terletak di balik angka cotton combed 20s, 24s, 30s, dan 40s, yang tertera di balik label setiap kaos.

Huruf ‘s’ di belakang angka menunjukkan jenis rajutan yang diterapkan pada bahan kaos. ‘s’ adalah singkatan dari single knit atau rajutan jarum tunggal. Jenis rajutan ini rapat, padat, kurang lentur. Sebagian besar bahan kaos katun yang beredar di pasaran menggunakan tipe rajutan jarum tunggal ini. Selain single knit, juga ada double knit atau rajutan jarum ganda, bahan dapat digunakan bolak-balik, kedua sisinya sama saja. Bahan kaos double knit ditandai dengan huruf ‘d’ di belakang angka. Jenis rajutannya tidak rapat, kenyal, dan lentur, sehingga cocok digunakan untuk pakaian bayi dan anak-anak. Kaos yang biasanya digunakan untuk bahan sablon kaos distro, umumnya menggunakan bahan kain katun combed 20s dan 30s.

Setiap kali anda memilih kaos polos, Anda pasti bertemu dengan istilah Cotton Combed 20s, 24s, 30s, atau 40s. Umumnya, semakin kecil angka semakin tebal bahan kaos yang dimaksud. Akan tetapi, tidak ada standar yang pasti di antara para produsen bahan katun, sehingga istilah 20s dari produsen kaos 1 bisa berbeda ketebalannya dengan bahan 20s dari produsen lainnya.

Angka 20, 24, 30, dan 40 mengacu pada tipe benang yang digunakan pada proses perajutan menjadi bahan kao. Benang 20 biasanya digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 180 – 220 gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal (single knit). Benang 24 digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 170 – 210 gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal (single knit).

Benang 30 digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 140 – 160 gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal. Untuk jenis rajutan jarum ganda, bahan kain yang dihasilkan mencapai gramasi antara 210 – 230 gr/m2. Benang 40 digunakan untuk menghasilkan bahan kain dengan gramasi antara 110 – 120 gr/m2 untuk jenis rajutan jarum tunggal (single knit). Untuk jenis rajutan jarum ganda, bahan kain yang dihasilkan mencapai gramasi antara 180 – 200 gr/m2.

Mungkin kalo diperhatikan, Polite sering sekali menggunakan bahan cotton spandex. Ya, spandex adalah serat sintetis yang tidak bisa berdiri sendiri menjadi bahan/ kain, melainkan harus digabungkan dengan serat lain, bisa dengan serat sintetis lain seperti poliester maupun dengan serat alam seperti katun, seperti yang sering digunakan oleh kami🙂. Katun spandex memiliki banyak keunggulan, selain nyaman dan lembut, bahan ini termasuk yang tidak mudah rusak / melar. Selain itu, meskipun jika diperhatikan bahan ini cenderung tebal, sebenarnya katun spandex adalah bahan yang sangat ringan, dan yang paling penting untuk jenis bahan kaos, katun spandex cenderung tidak mudah berbulu. (disadur dari berbagai sumber)

Semoga info ini bermanfaat dalam memilih bahan kaos, have a great day🙂 Wassalam ..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s